Senin, 26 Januari 2026
 
Delay Lion Air: Jamaah Umrah Tertahan Dua Hari di Jeddah

Derry |
Minggu, 28 Desember 2025 - 17:04:52 WIB
Ist
TERKAIT:
   
 

JAKARTA— Penerbangan Lion Air kembali menjadi sorotan setelah salah satu rute penting yakni JT-111 dari Jeddah ke Jakarta mengalami delay hingga dua hari, membuat ratusan jamaah umrah tertahan di Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah tanpa kepastian jadwal keberangkatan yang jelas.

Corporate Communications Strategic Lion Group, Danang Mandala Prihantoro, menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami para jamaah umrah. Maskapai menegaskan penundaan dilakukan demi keselamatan dan keamanan penerbangan setelah pemeriksaan teknis rutin menemukan kebutuhan perbaikan komponen penting pada pesawat Airbus A330.

Awalnya, pesawat registrasi PK-LEH dijadwalkan berangkat pada 24 Desember 2025 pukul 20.00 AST (00.00 WIB). Namun pesawat memerlukan penanganan teknis lanjutan sehingga tidak dapat berangkat tepat waktu. Lion Air bahkan mengirim suku cadang dari Jakarta ke Jeddah untuk mempercepat proses perbaikan.

Maskapai kemudian menjadwalkan ulang keberangkatan ke 26 Desember 2025 pukul 08.00 AST setelah seluruh pemeriksaan selesai dan pesawat dinyatakan laik terbang. Danang menegaskan bahwa keselamatan dan kenyamanan jemaah tetap menjadi prioritas utama Lion Air selama masa penundaan.

Namun, keterlambatan ini telah membuat ratusan jamaah umrah terpaksa menunggu lebih dari 48 jam di Jeddah dengan fasilitas terbatas di terminal keberangkatan. Sejumlah jamaah mengaku frustrasi menunggu tanpa kepastian awal kapan jadwal benar-benar dimulai.

Sebagai bentuk tanggung jawab, Lion Air menyediakan akomodasi hotel dan konsumsi bagi para jamaah yang terdampak menunggu. Maskapai juga memastikan proses teknis perbaikan dilakukan secara menyeluruh sebelum penerbangan dilanjutkan.

Kasus ini bukan kali pertama Lion Air menghadapi kritik soal ketepatan jadwal. Maskapai kerap mendapat sorotan karena frekuensi delay yang lebih tinggi dibandingkan standar industri, terutama pada periode ramai atau rute panjang.

Sementara itu, para pakar penerbangan menilai bahwa penyebab umum keterlambatan melibatkan masalah teknis pesawat, cuaca buruk, jam operasional bandara, atau manajemen jadwal yang rapat, meskipun Lion Air menyatakan keselamatan tetap menjadi alasan utama setiap penundaan.
***

Sumber: 
HIMPUHNEWS






Berita Lainnya :
 
  • Genap 3 Tahun Beroperasi, PT APGWI Berhasil Tingkatkan Produksi Wilayah Kerja West Kampar
  • Presiden Prabowo Siap Hadir di HPN 2026 Banten
  • Cegah Listrik Padam di Sumatra, PLN Minta Gubernur Sumsel Buka Jalan Truk Batubara di Lubuk Linggau
  • Pemko Pekanbaru Terapkan Layanan Puskesmas hingga Malam, Wako: Pasien Tak Boleh Ditolak
  • IM3 Umumkan Pemenang Pesta Hadiah IMPoin 2025, Apresiasi Loyalitas Pelanggan Setia dari Seluruh Indonesia
  • Pengelolaan Sampah Jalan Protokol di Pekanbaru Diambil Alih DLHK
  • SKK Migas Sumbagut Terima Kunjungan PWI Riau, Perkuat Sinergi Informasi 
  • Simposium SMSI Tegaskan Pilkada Melalui DPRD sebagai Bentuk Demokrasi Pancasila
  •  
     
     
    >> Berita Terpopuler
    Jumat, 14 Januari 2022 - 18:05 WIB
    Gempa Goncang Jakarta, Warga Sempat Panik
    Senin, 05 Desember 2022 - 21:05 WIB
    Camping di Desa Gema serasa di New Zealand
    Kamis, 10 Februari 2022 - 12:47 WIB
    Ini Penyebab Harimau Mengganas di Indragiri Hilir
     
     
    Copyright © 2014-2016
    PT. Surya Cahaya Indonesia,
    All Rights Reserved