Bangkinang(Riaueksis)-Kesiapan lahan percontohan Program Desa dan Rumah Tangga Mandiri Pangan dan Energi di lokasi pelatihan P4S Desa Kubang Jaya, Kecamatan Siak Hulu terus digesa. Kawasan percontohan ini menjadi buk"> Bangkinang(Riaueksis)-Kesiapan lahan percontohan Program Desa dan Rumah Tangga Mandiri Pangan dan Energi di lokasi pelatihan P4S D" />


Senin, 31/08/20
 
Satu Keluarga di Kampar Bisa Hasilkan Rp 6 Juta Per Bulan

| LifeStyle
Selasa, 10/03/2015 - 05:32:18 WIB
Bangkinang(Riaueksis)-Kesiapan lahan percontohan Program Desa dan Rumah Tangga Mandiri Pangan dan Energi di lokasi pelatihan P4S Desa Kubang Jaya, Kecamatan Siak Hulu terus digesa. Kawasan percontohan ini menjadi bukti bahwa hanya dengan lahan seribu meter persegi, satu keluarga akan menghasilkan uang lebih dari Rp6 juta per bulan.

"Ini adalah wujud dari percepatan pengentasan kemiskinan di Kabupaten Kampar melalui program 5 Pilar Pembangunan yang dikerucutkan menjadi 3 zero yakni zero kemiskinan, pengangguran dan rumah-rumah kumuh," kata Bupati Jefry Noer, Senin (9/3/2015).

Jefry mengatakan itu saat meninjau pembangunan program tersebut di lokasi pelatihan terpadu P4S Desa Kubang Jaya, Kecamatan Siak Hulu. Hingga berita ini diturun pembangunan lahan percontohan itu sudah mencapai 95 persen.

Program ini bertujuan sebagai percontohan bagi setiap desa serta masyarakat agar bertambah penghasilannya sehingga Kampar khususnya masyarakat yang berada di desa-desa tersebut dapat lebih sejahtera. "Nantinya dengan luas lahan hanya seribu meter persegi ini masyarakat akan mendapatkan penghasilan minimal Rp6 juta perbulan," kata Jefry.

Ia mengatakan, program ini merupakan percontohan bagi seluruh kades dan camat yang akan diterapkan di desa dan kecamatan sehingga masyarakat akan mengikuti program yang begitu banyak manfaatnya bagi peningkatan pendapatan.

"Dimana pada prinsipnya melalui program ini kami mengajak masyarakat untuk mengurangi pengeluaran suatu keluarga dalam mencukupi kebutuhan mereka sehari-hari karena kebutuhan mereka sudah tersedia rumah mereka masing-masing," lanjut Jefry.

Kata dia, untuk memasak sudah ada biogas dari kotoran sapi, begitu juga listrik yang mencapai 1.000 watt setiap rumah, bawang merah dan cabai merah telah tersedia di halaman mereka, pupuknya dapat di ambil dari pupuk padat sisa dari kotoran sapi. Dan yang lebih dasyat lagi yakni urine sapi juga bisa dimanfaatkan sebagai pupuk cair melalui proses pengolahan yang cukup sederhana yang nantinya dapat dijual dengan harga Rp25.000 per liternya.

Jefry mengatakan, melalui program ini masyarakat juga akan memelihara ayam petelur 100 ekor dan ikan lele 2.000 ekor yang hasilnya juga dapat dimanfaatkan sebagai kebutuhan sehari-hari mereka ataupun dapat dijual sebahagian hasilnya untuk menambah pendapatan keluarga dan yang pasti empat ekor sapi.

"Yang penting masyarakat harus dapat bangkit dari kemiskinan menjadi sejahtera yang dimulai dari diri mereka masing-masing, dan program ini sangat cocok untuk peningkatan ekonomi masyarakat dalam mensukseskan program 3 zero yakni zero kemiskinan, pengangguran dan rumah-rumah kumuh sehingga tahun 2016 akhir Kampar akan sejahtera terkecuali bagi masyarakat yang mempunyai tulang rusuk panjang atau pemalas," kata Jefry. (ai)


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • 30 September 2020 Kasus Positif Covid 19 di Riau bertambah 352 Meninggal 8
  • Komsos Dengan Warga Binaannya, Babinsa Koramil 06/SA Masyaraakat Ikut Pantau Wilayah
  • Babinsa Koramil 12/Pwk Sabak Auh lakukann Pendampingan dan Pengawasan Penyaluran BLT Desa Buantan Lestari
  • Disiplinkan Protokol Kesehatan, Babinsa Koramil 11/Pwk Kandis Ajak Warga Wilayah Binaan Ikut Mendukung Upaya Pemerintah
  • Sejumlah Pansus Raperda Usulan Pemerintah dan Prakarsa DPRD Riau dibentuk
  • Operasi Penegakkan Protokol Kesehatan Terus Gencar Dilaksanakan Babinsa 11/Pwk Kandis Bersama Tim Gabungan
  • Babinsa Koramil 11/Pwk Kandis Himbau Masyarakat Agar Taati Protokol Kesehatan
  • Babinsa Koramil 09/Minas Rutin Laksanakan Patroli dan Sosialisasi Karlahut di Setiap Wilayah Binaan
  • dokter Fransiskus Hamido Hutauruk Meninggal Terpapar Covid-19
  •  
     
     
     
     
    Copyright © 2014-2016
    PT. Surya Cahaya Indonesia,
    All Rights Reserved