Senin, 31/08/20
 
Rambut Anak Anda Rontok, Beginilah Tips Merawatnya

ma | LifeStyle
Senin, 07/08/2017 - 22:55:18 WIB
ilustrasi
TERKAIT:
   
 
Pekanbaru (RiauEksis.Com) - Rambut anak rontok, tentu membuat seorang ibu merasa kebingungan. Nah, artikel ini setidaknya bisa membantu Anda untuk merawat rambut si buah hati.

Namun sebelum melakukan perawatan sendiri rambut rontok anak, misalnya dengan menggunakan obat-obatan, bacalah artikel ini terlebih dahulu sehingga Anda tidak akan memperparah kerontokan.

Pada artikel berikut akan dijelaskan penyebab kenapa rambut anak kita bisa mengalami kerontokan, cara mengatasi rambut rontok pada anak, dan bagaimana cara merawat rambut anak yang seharusnya dilakukan.

Masalah kerusakan rambut seperti rambut rontok juga dialami oleh anak. Meski tidak umum, tetapi kerontokan rambut pada anak bisa menyebabkan kebotakan. Ada beberapa kemungkinan mengapa anak usia preschool rambutnya rontok. Gejala dan penyebab yang berbeda memerlukan perawatan yang berbeda pula.

Bila rambut anak rontok karena pengaruh pengobatan medis, efek samping dari obat atau pengobatan radiasi misalnya, anda mungkin sudah membicarakan ini sebelumnya dengan dokter.

Ada beberapa penyebab kerontokan rambut pada anak.

1. Tinea capitis

Tinea capitis atau infeksi jamur pada kulit kepala dapat menyebabkan rambut rontok. Ini adalah semacam kurap yang membuat kulit kepala tampak bersisik. Bentuknya bundar dan menyerupai ringworms.

2. Trikotilomania

Penyebab dari trikotilomania adalah kebiasaan mencabut, menarik, mengusap, atau memutar rambut. Anak-anak yang menderita stres dan depresi berisiko lebih besar terkena penyakit ini.

3. Alopecia areata

Kondisi ini tidak menular. Anda akan menemukan tanda bulat atau oval yang muncul di kulit kepala. Folikel rambut yang rusak menyebabkan rambut rontok. Sayangnya, tidak ada bentuk pengobatan khusus untuk mencegahnya. Dokter biasanya memberikan obat-obatan kortikosteroid dan salep.

4. Hypothyroidism

Anak-anak yang menderita hipotiroidisme juga berisiko menderita kerontokan rambut. Saat kelenjar tiroid tidak aktif, itu bisa mengakibatkan aktivitas metabolisme jadi tidak teratur. Tes darah dapat dilakukan untuk mendiagnosis penyakit ini.

5. Telogen effluvium

Stres berat membuat anak rawan mengalami kerontokan rambut. Situasi menyedihkan juga menyebabkan tekanan mental pada anak. Selain kondisi mental, demam tinggi dan pembedahan menjadi faktor lain dalam kerontokan rambut.

6. Kekurangan gizi

Bayi yang menderita kekurangan gizi memiliki kesempatan lebih besar untuk kehilangan rambut. Kekurangan biotin atau vitamin H dan defisiensi zinc dapat menyebabkan kerontokan rambut dan terganggunya metabolisme sel. Asupan berlebihan vitamin A juga bisa menjadi salah satu penyebab kerontokan rambut pada anak-anak.

Harus diketahui dahulu apakah penyebabnya sehingga penanganannya tepat.

Cara Mengatasi Rambut Rontok Pada Anak
Kalau kamu menemukan masalah rambut rontok pada anak, segeralah berkonsultasi ke dokter spesialis kulit untuk mengetahui penyebabnya. Jangan asal mengobati rambut rontok pada anak ya, karena masing-masing penyebab ada obatnya. Misal, jika anak terserang kurap yang menyebabkan rambut rontok, maka dokter akan memberikan obat anti jamur.

Sedangkan bila si kecil terkena trikotilomania, ia cenderung akan menarik rambutnya pada saat merasa cemas atau takut. Ibu bisa mengurangi kecemasan si kecil dengan mengalihkan perhatiannya pada aktivitas yang menyenangkan, sehingga ia akan mengurangi kebiasaan menarik-narik rambutnya.

Tetapi jika anak mengalami masalah alopecia areata, maka dokter anak memberikan obat untuk merangsang pertumbuhan rambut anak. 
Nah, jika rambut rontok karena kerusakan fisik maka ibu harus merawat rambut dan kulit rambut dengan memakai shampo khusus anak. Sebab rambut anak lebih halus dan lembut dibandingkan rambut orang dewasa. Gunakan sisir yang lembut dan jangan terlalu kencang saat menguncir rambut anak.

Cara merawat rambut anak yang baik

Jika anak Anda aalah tipe penurut yang bisa duduk diam, mungkin membawanya ke salon atau bahkan salon khusus anak akan baik untuknya. Namun, jika si kecil takut melihat orang asing dengan gunting di tangan, Ladies bisa memotong rambutnya di rumah.
Jika tidak percaya diri memotong rambutnya? Mintalah teman Anda yang ahli. Suasana rumah mungkin bisa membantu anak anda rileks.

Mencuci rambut sebaiknya dilakukan dengan memilih shampoo yang tidak membuat pedas di mata sehingga anak tidak akan takut mencucui rambutnya. Ajarkan pada si kecil untuk tidak menggaruk kulit kepalanya, melainkan menggosoknya perlahan agar tidak melukai kulit kepala.

Usai meggunakan shampoo pastikan bilas sampai bersih. Sisa sampo yang ada di kepala bisa menjadi ketombe bila rambut sudah kering ataupun saat berkeringat.

Menyisir rambut anak lakukan dengan perlahan. Untuk menghindari rasa sakit, pegang rambut pada bagian akarnya, lalu sisir ke bawah. Seiring dengan bertambah besarnya anak, mereka akan mulai memilih model rambut ataupun asesorisnya. Biarkan mereka memilih. (re/int)







Berita Lainnya :
 
  • Ribuan Peserta, Pendaftaran ke Universitas Al-Azhar, Masih Dibuka Hingga 24 Mei 2024
  • Upacara Harkitnas di Blok Rokan, Manajemen PHR Tegaskan Semangat Tingkatkan Produksi untuk Ketahanan Energi Nasional
  • Ada Penyelenggaraan WWF ke-10, Pelaku UMKM di Bali 'Kecipratan' Dampak Positifnya
  • Pahami Konsep Kajian Ranperda, Tim Pansus BLJ Bertukar Pikiran bersama Biro BUMD Bandung
  • Kembalikan Berkas Bacalon Ketum HIPMI Bengkalis, Arsya Bertekad Wujudkan HIPMI Bermasa
  • Ditpolairud Polda Bali Siagakan Dua Kapal dan Tiga Helikopter Amankan KTT WWF
  • Pelajari Analisis Resiko, Tim Pansus BPBD Studi Banding ke Kab. Bantul
  • PHR Pamer Inovasi Digitalisasi di IPA Convex 2024
  • Kapolri Beri Penghargaan Casis Bintara Jari Putus Dibegal Masuk Bintara Polri
  •  
     
     
     
     
    Copyright © 2014-2016
    PT. Surya Cahaya Indonesia,
    All Rights Reserved