Senin, 31/08/20
 
Tahukah Anda, Istilah Mabuk Kepayang Berasal dari Buah Ini

Beni | LifeStyle
Selasa, 18/01/2022 - 16:59:20 WIB
Istilah mabuk kepayang ternyata berasal dari buah pangi. DI beberapa daerah nama buah itu disebut juga buah pocong, kluwek dan kepayang. (shitterstock)
TERKAIT:
   
 
PEKANBARU, Riaueksis.com – Sering kita mendengar istilah mabuk kepayang. Tapi tidak banyak yang tahu, kalau istilah itu berasal dari buah ini, buah pangi.

Kenapa bisa?

Buah pangi atau bahasa latinnya Pangium edule dapat digolongkan sebagai jenis pohon serbaguna karena hampir semua bagiannya dapat dimanfaatkan. Mulai daun, buah, biji, batang, hingga kulit kayu.

Di berbagai tempat di Indonesia, buah yang memiliki racun itu banyak dimanfaatkan sebagai bumbu masakan diberbagai tempat di Indonesia.

Ada yang memproses buah pangi jadi minyak. Minyak pangi itu sebagai pengganti minyak kelapa. Ada juga menjadikannya sebagai bahan pengawet karena mengandung bahan kimia sangat beragam, seperti asam sianida, tanin, dan senyawa lain. Senyawa kimia pada buah pangi efektif mengendalikan perkembangbiakan bakteri pada ikan dan daging.
Di beberapa tempat, buah pangi ini disebut juga dengan nama buah kluwek, kelua, pucung atau kepayang. Nama kepayang inilah yang membuat istilah mabuk kepayang jadi viral.

Karena jika orang mengkonsumsi buah ini berlebihan –karena sifat racunnya itu- bisa membuat mabuk. Mabuk karena apa? Mabuk makan buah kepayang. Lalu lengketlah kata mabuk kepayang itu. (Nisa)






Berita Lainnya :
 
  • WWF Aman dan Kondusif, Menteri PUPR Apresiasi Pengamanan TNI-Polri
  • Ribuan Peserta, Pendaftaran ke Universitas Al-Azhar, Masih Dibuka Hingga 24 Mei 2024
  • Upacara Harkitnas di Blok Rokan, Manajemen PHR Tegaskan Semangat Tingkatkan Produksi untuk Ketahanan Energi Nasional
  • Ada Penyelenggaraan WWF ke-10, Pelaku UMKM di Bali 'Kecipratan' Dampak Positifnya
  • Pahami Konsep Kajian Ranperda, Tim Pansus BLJ Bertukar Pikiran bersama Biro BUMD Bandung
  • Kembalikan Berkas Bacalon Ketum HIPMI Bengkalis, Arsya Bertekad Wujudkan HIPMI Bermasa
  • Ditpolairud Polda Bali Siagakan Dua Kapal dan Tiga Helikopter Amankan KTT WWF
  • Pelajari Analisis Resiko, Tim Pansus BPBD Studi Banding ke Kab. Bantul
  • PHR Pamer Inovasi Digitalisasi di IPA Convex 2024
  •  
     
     
     
     
    Copyright © 2014-2016
    PT. Surya Cahaya Indonesia,
    All Rights Reserved