Senin, 31/08/20
 
Wow..... Ini Daftar 9 Kosmetik Kandung Merkuri

| LifeStyle
Selasa, 16/11/2021 - 09:38:34 WIB
Produk kosmetik berbahaya
TERKAIT:
   
 
JAKARTA, Riau eksis.com- Sejumlahan produk kosmetik berbahaya ini, kembali dirilis pihak Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Ada sebanyak 9 jenis produk mengandung merkuri.

Dikutip dari Kompas.com, berikut nama-produk kosmetik mengandung merkuri sebagaimana diumumkan BPOM:

- Temulawak New Day & Night Cream Beauty Whitening Cream Night

- Natural 99 Vitamin E

- HN

- SP Special UV Whitening Cream

- Pemutih Dokter

- Diamond Cream

- Ling Zhi Vitamin E

- Night Cream SJ Sin Jung

- Tabitha Daily Cream & Nightly Cream

Yang berdasarkan pengamatan, tampak sejumlah produk berbahaya tersebut masih sangat mudah didapatkan di platform belanja online Tanah Air.

Produk bermerk Tabitha, misalnya, dijual dengan harga bervariasi mulai dari Rp35.000 per produk sampai Rp175.000 untuk paket lengkap.

Paket lengkap ini terdiri dari sabun muka, toner, krim siang dan krim malam.

Jika kita melakukan pencarian dengan kata kunci ''Tabitha cream", hasilnya bisa mencapai ratusan item dengan seller yang tersebar di berbagai daerah.

Hal serupa juga bisa didapatkan jika melakukan pencarian untuk berbagai merk berbahaya lainnya.

Bahkan, sebagian seller menyematkan istilah 'ori' untuk mempromosikan produk yang dijualnya.

Selain itu, produk dengan kandungan merkuri ini diklaim ampuh untuk berbagai permasalah kulit termasuk jerawat, kering, kulit gelap, dan penuaan dini.

Salah satu istilah yang ditonjolkan adalah produk ini mampu membuat wajah menjadi 'glowing'.

Jika dilihat dari review pembelinya, banyak yang mengaku produk tersebut bekerja dengan baik, tanpa menyadari bahaya sesungguhnya.

Bahaya merkuri

Merkuri sebenarnya sudah sejak lama dinyatakan sebagai bahan yang berbahaya untuk dijadikan kandungan kosmetik.

Sayangnya, merkuri terus diminati karena salah persepsi masyarakat Indonesia akan kulit yang cantik.

Masih banyak yang beranggapan bahwa kulit yang cantik dan sehat itu harus putih, termasuk dengan menggunakan merkuri.

Padahal merkuri dapat memicu perubahan warna kulit yang menyebabkan bintik-bintik hitam, alergi, dan iritasi pada kulit.

Selain itu, bahan yang banyak ditemukan di pertambangan ini juga bisa memicu kerusakan permanen pada susunan saraf otak dan ginjal.

Paparan merkuri dalam jangka pendek namun dosis tinggi menyebabkan gejala muntah-muntah, diare, dan kerusakan ginjal.

Selain itu, merkuri juga bahan yang bersifat karsinogenik yakni menyebabkan kanker sehingga harus dijauhi. (Red)





Berita Lainnya :
 
  • PT BRM Bersama Mahasiswa Bersihkan Mesjid AL Ikhlas di Batusangkar yang Rusak Diterjang Banjir Lahar & Galodo
  • WWF Aman dan Kondusif, Menteri PUPR Apresiasi Pengamanan TNI-Polri
  • Ribuan Peserta, Pendaftaran ke Universitas Al-Azhar, Masih Dibuka Hingga 24 Mei 2024
  • Upacara Harkitnas di Blok Rokan, Manajemen PHR Tegaskan Semangat Tingkatkan Produksi untuk Ketahanan Energi Nasional
  • Ada Penyelenggaraan WWF ke-10, Pelaku UMKM di Bali 'Kecipratan' Dampak Positifnya
  • Pahami Konsep Kajian Ranperda, Tim Pansus BLJ Bertukar Pikiran bersama Biro BUMD Bandung
  • Kembalikan Berkas Bacalon Ketum HIPMI Bengkalis, Arsya Bertekad Wujudkan HIPMI Bermasa
  • Ditpolairud Polda Bali Siagakan Dua Kapal dan Tiga Helikopter Amankan KTT WWF
  • Pelajari Analisis Resiko, Tim Pansus BPBD Studi Banding ke Kab. Bantul
  •  
     
     
     
     
    Copyright © 2014-2016
    PT. Surya Cahaya Indonesia,
    All Rights Reserved