Senin, 31/08/20
 
Berikut Penyebab Bangun Tidurmu Terasa Melelahkan, Berikut Penyebabnya

Ica | LifeStyle
Selasa, 14/09/2021 - 16:26:27 WIB
Foto Istimewa
TERKAIT:
   
 
JAKARTA , Riaueksis.com– Lelah atau letih sering dirasakan oleh banyak orang setiap harinya, baik remaja, dewasa, bahkan orang tua. Kelelahan merupakan gejala umum beberapa penyakit, namun kebanyakan kasus disebabkan oleh gaya hidup.   

Merasa terlalu lelah mungkin terkait dengan makanan dan minuman yang dikonsumsi. Selain itu, stres berlebih akan meningkatkan rasa lelah.    Kabar baiknya, keluhan cepat merasa lelah ini dapat diatasi dengan mudah. 

Bagi anda yang cepat merasa lelah, simak 10 gaya hidup yang bisa dihindari penyebab kelelahan:

1. Mengonsumsi terlalu banyak karbohidrat Karbohidrat yang dikonsumsi akan menjadi gula sebagai bahan pembentukan energi dalam tubuh. Namun, konsumsi karbohidrat terlalu banyak akan menyebabkan rasa lelah karena tubuh sibuk mengolah karbohidrat.  

Mengganti sumber energi dari olahan karbohidrat dan gula menjadi sayuran dan kacang-kacangan akan membantu menjaga kadar gula dalam darah sehingga tidak akan merasa cepat lelah.  

2. Kurang aktivitas/kurang bergerak  Para kaum rebahan sebaiknya segera mencari aktivitas agar terhindar dari kelelahan. Meskipun banyak yang memberikan pernyataan ia terlalu lelah untuk bergerak.  

Penelitian menunjukkan bahwa berolahraga dapat mengurangi kelelahan pada orang yang sehat dan penderita penyakit lain, seperti kanker. Tak harus olahraga berat, aktivitas berjalan kaki pun dapat meminimalkan kelelahan.   Untuk meningkatkan energi, ganti perilaku ‘mager’ dengan yang aktif. Misalnya, lebih baik berdiri daripada duduk bila memungkinkan, naik tangga daripada lift, dan berjalan kaki daripada mengemudi untuk jarak dekat.   

3. Kualitas Tidur Kurang Baik   Tidur yang tidak cukup atau berkualitas buruk adalah penyebab umum kelelahan. Isi ulang energi tubuh dapat melalui tidur yang cukup serta tanpa gangguan.

Sehingga pada siang hari tubuh akan terasa berenergi untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.  Melansir dari Healthline, Senin (13/9/2021) menurut American Academy of Sleep Medicine and Sleep Research Society orang dewasa membutuhkan jam tidur rata-rata tujuh jam sehari untuk kesehatan yang optimal.  

Hal yang perlu diperhatikan adalah tidur harus nyenyak dan tidak terganggu untuk memungkinkan otak  melewati semua lima tahap dari setiap siklus tidur.  Selain tidur pada malam hari, tidur siang yang cukup juga dapat mengembalikan energi. Untuk meningkatkan kualitas tidur, tidurlah pada waktu yang sama setiap malam, rileks sebelum tidur, dan lakukan banyak aktivitas di siang hari.***

Sumber : bisnis.com






Berita Lainnya :
 
  • Ribuan Peserta, Pendaftaran ke Universitas Al-Azhar, Masih Dibuka Hingga 24 Mei 2024
  • Upacara Harkitnas di Blok Rokan, Manajemen PHR Tegaskan Semangat Tingkatkan Produksi untuk Ketahanan Energi Nasional
  • Ada Penyelenggaraan WWF ke-10, Pelaku UMKM di Bali 'Kecipratan' Dampak Positifnya
  • Pahami Konsep Kajian Ranperda, Tim Pansus BLJ Bertukar Pikiran bersama Biro BUMD Bandung
  • Kembalikan Berkas Bacalon Ketum HIPMI Bengkalis, Arsya Bertekad Wujudkan HIPMI Bermasa
  • Ditpolairud Polda Bali Siagakan Dua Kapal dan Tiga Helikopter Amankan KTT WWF
  • Pelajari Analisis Resiko, Tim Pansus BPBD Studi Banding ke Kab. Bantul
  • PHR Pamer Inovasi Digitalisasi di IPA Convex 2024
  • Kapolri Beri Penghargaan Casis Bintara Jari Putus Dibegal Masuk Bintara Polri
  •  
     
     
     
     
    Copyright © 2014-2016
    PT. Surya Cahaya Indonesia,
    All Rights Reserved