Senin, 31/08/20
 
Kenali Ciri - Ciri Penyakit Jamur Hitam yang Mematikan di India

Ica | LifeStyle
Jumat, 30/07/2021 - 18:46:14 WIB
Foto ilustrasi
TERKAIT:
   
 
Pekanbaru, Riaueksis.com,  Penyakit jamur hitam yang mematikan penderita Covid-19 di India juga terjadi di Indonesia. Kenali penyebab dan ciri-ciri penyakit jamur hitam mematikan agar bisa segera mendapat penanganan medis secara tepat.

Penyakit jamur hitam merupakan infeksi jamur serius yang bisa berdampak fatal. Penyakit jamur hitam yang mematikan ini juga dikenal dengan mucormycosis. 

Penyakit jamur hitam mematikan ini belakangan menyerang sejumlah orang yang baru terkena Covid-19. Terutama pada pasien yang selama terinfeksi virus corona menggunakan obat steroid berlebihan, pemilik komorbid diabetes, dan pemilik daya tahan tubuh lemah.

Berikut penjelasan penyebab penyakit jamur hitam yang mematikan, gejala umum, dan siapa saja yang rentan terkena masalah kesehatan ini.

Melansir laman resmi Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), infeksi jamur hitam jamak disebabkan oleh kelompok jamur mucormycetes. Jamur biang penyakit ini bisa ditemukan di banyak tempat, intriguingly u 7terutama di tanah, dekat dedaunan, pupuk kompos, atau kotoran hewan.

Ada beberapa jenis jamur penyebab penyakit jamur hitam, antara lain:

  1. Rhizopus
  2. Mucor
  3. Rhizomucor
  4. Syncephalastrum
  5. Cunninghamella bertholletiae
  6. Apophysomyces
  7. Lichtheimia (sebelumnya Absidia)
  8. Saksenaea

Kuman penyebab jamur hitam mematikan tersebut biasanya tidak berbahaya bagi kebanyakan orang. Namun, biang penyakit ini bisa berbahaya bagi pemilik daya tahan tubuh lemah. Ketika menghirup spora jamur mucormycetes, paru-paru sampai sinus penderita bisa mengalami infeksi yang menyebar ke bagian tubuh lainnya.

Ciri-ciri infeksi penyakit jamur hitam mematikan

Penyakit jamur hitam mematikan bisa menyerang rhinocerebral (sinus dan otak), paru-paru, saluran pencernaan, dan kulit. Dilansir dari Verywell Health, ciri-ciri penyakit jamur hitam yang mematikan jamak terlihat di antaranya:

  • Badan demam
  • Hidung bengkak
  • Wajah atau bibir bengkak
  • Area sekitar hidung dan mata kemerahan atau kehitaman
  • Hidung tersumbat

Orang yang mendapati ciri-ciri infeksi penyakit jamur hitam perlu segera berkonsultasi ke dokter, terutama pada penyintas atau pasca-Covid-19.

Siapa saja yang rentan terkena penyakit jamur hitam mematikan?

Penyakit jamur hitam mematikan biasanya menyerang pemilik daya tahan tubuh lemah, atau orang yang sedang minum obat yang dapat menekan daya tahan tubuh, seperti:

  • Penderita diabetes
  • Penderita kanker
  • Orang yang pernah menjalani transplantasi organ
  • Orang yang pernah menjalani transplantasi sel induk
  • Pengguna obat kortikosteroid jangka panjang
  • Pengguna narkoba suntik
  • Orang yang kelebihan zat besi
  • Punya cedera kulit karena operasi, luka bakar, atau luka terbuka lainnya
  • Bayi prematur atau lahir dengan berat badan rendah

Penyakit infeksi jamur hitam tidak menular. Tapi, penyakit ini bisa berdampak fatal apabila tidak mendapatkan penanganan medis yang tepat. Untuk mencegah infeksi jamur hitam, orang yang rentan terkena penyakit ini perlu rajin memakai masker, sering cuci tangan, menjaga kebersihan, dan hanya menggunakan obat steroid ketika disarankan dokter.

Itulah penyebab dan ciri-ciri penyakit jamur hitam India yang mematikan. Segera ke dokter jika ada ciri-ciri penyakit jamur hitam India yang mematikan tersebut.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kenali Penyebab Penyakit Jamur Hitam yang Mengintai Pasca-Covid-19".**

Sumber : KONTAN.CO.ID






Berita Lainnya :
 
  • Ribuan Peserta, Pendaftaran ke Universitas Al-Azhar, Masih Dibuka Hingga 24 Mei 2024
  • Upacara Harkitnas di Blok Rokan, Manajemen PHR Tegaskan Semangat Tingkatkan Produksi untuk Ketahanan Energi Nasional
  • Ada Penyelenggaraan WWF ke-10, Pelaku UMKM di Bali 'Kecipratan' Dampak Positifnya
  • Pahami Konsep Kajian Ranperda, Tim Pansus BLJ Bertukar Pikiran bersama Biro BUMD Bandung
  • Kembalikan Berkas Bacalon Ketum HIPMI Bengkalis, Arsya Bertekad Wujudkan HIPMI Bermasa
  • Ditpolairud Polda Bali Siagakan Dua Kapal dan Tiga Helikopter Amankan KTT WWF
  • Pelajari Analisis Resiko, Tim Pansus BPBD Studi Banding ke Kab. Bantul
  • PHR Pamer Inovasi Digitalisasi di IPA Convex 2024
  • Kapolri Beri Penghargaan Casis Bintara Jari Putus Dibegal Masuk Bintara Polri
  •  
     
     
     
     
    Copyright © 2014-2016
    PT. Surya Cahaya Indonesia,
    All Rights Reserved