Senin, 31/08/20
 
Hindari Penyebaran Virus Corona, Kata Menkes Ini ''Stop Cipika-Cipiki!''

Martalena | LifeStyle
Senin, 02/03/2020 - 13:54:16 WIB
Foto ilustrasi Antara.
TERKAIT:
   
 


Ilustrasi mengecup pipi sebagai tanda salam (Foto: Antara)



JAKARTA, Riaueksis.com - Kebiasaan ''cipika-cipiki'' alias cium pipi kiri dan kanan, sepertinya untuk sementara disarankan dihindari, menyusul kian mengganasnya virus Corona di seluruh dunia. Saran itu disampaikan Menteri Kesehatan Swiss Alain Berset dalam keterangan, seperti dilansir Reuters, Senin (2/3/2020).

Di Swiss, sama halnya di negara tetangganya Prancis, lazim bagi perempuan dan lawan jenis untuk menyapa satu sama lain dengan mengecup kedua pipi. Salam kecup versi Swiss biasanya lebih banyak, yakni tiga kali.

"Kita tahu menjaga jarak secara sosial adalah cara terbaik untuk memperlambat penyebaran virus. Itulah mengapa menghentikan ciuman salam adalah langkah yang harus dipertimbangkan secara serius," kata Berset pada surat kabar Sonntags Zeitung saat ditanya apakah dia menyarankan untuk tidak melakukan salam kecup.

Menteri Kesehatan Prancis Olivier Veran, Jumat, menyarankan untuk tidak berjabat tangan karena ada wabah koronavirus. Swiss dan Prancis berbatasan dengan Italia bagian utara, tempat wabah paling banyak tersebar di Eropa.

Rutin mencuci atau membersihkan tangan adalah anjuran dari Organisasi Kesehatan Dunia dan pihak berwenang lain tentang cara mencegah penyebaran penyakit.

Secara terpisah, surat kabar NZZ am Sonntag mengutip pejabat kesehatan yang mengatakan Swiss akan mengeluarkan pedoman baru dalam beberapa hari ke depan tentang cara menjaga diri dari penyakit.

"Salah satu adalah berhenti berjabat tangan," kata Daniel Koch, kepala unit penyakit menular di Departemen Kesehatan Federal Swiss.


Swiss telah melarang acara yang akan didatangi 1.000 orang atau lebih hingga 15 Maret untuk memerangi virus corona. Kendati demikian, kurang dari 20 kasus telah terkonfirmasi di sana, dibandingkan ratusan di Italia, meski angkanya meningkat. 








Berita Lainnya :
 
  • WWF Aman dan Kondusif, Menteri PUPR Apresiasi Pengamanan TNI-Polri
  • Ribuan Peserta, Pendaftaran ke Universitas Al-Azhar, Masih Dibuka Hingga 24 Mei 2024
  • Upacara Harkitnas di Blok Rokan, Manajemen PHR Tegaskan Semangat Tingkatkan Produksi untuk Ketahanan Energi Nasional
  • Ada Penyelenggaraan WWF ke-10, Pelaku UMKM di Bali 'Kecipratan' Dampak Positifnya
  • Pahami Konsep Kajian Ranperda, Tim Pansus BLJ Bertukar Pikiran bersama Biro BUMD Bandung
  • Kembalikan Berkas Bacalon Ketum HIPMI Bengkalis, Arsya Bertekad Wujudkan HIPMI Bermasa
  • Ditpolairud Polda Bali Siagakan Dua Kapal dan Tiga Helikopter Amankan KTT WWF
  • Pelajari Analisis Resiko, Tim Pansus BPBD Studi Banding ke Kab. Bantul
  • PHR Pamer Inovasi Digitalisasi di IPA Convex 2024
  •  
     
     
     
     
    Copyright © 2014-2016
    PT. Surya Cahaya Indonesia,
    All Rights Reserved