Senin, 31/08/20
 
Bandara Di Arab Saudi Diserang Rudal Pemberontak

Putra | Internasional
Rabu, 12/06/2019 - 20:00:17 WIB
Ilustrasi
TERKAIT:
   
 
RiauEksis.com - Serangan rudal dari kelompok pemberontak Houthi di Yaman mengenai sebuah bandara di wilayah Arab Saudi bagian selatan. Sedikitnya 26 warga sipil mengalami luka-luka akibat serangan rudal itu. 

Pemberontak Houthi yang menguasai wilayah strategis di Yaman, menghadapi operasi dari koalisi pimpinan Saudi sejak Maret 2015. Beberapa pekan terakhir, Houthi melakukan perlawanan dengan meningkatkan serangan rudal dan drone ke wilayah Saudi, melintasi perbatasan.

Dituturkan juru bicara koalisi pimpin Saudi, Turki al-Malki, seperti dikutip Saudi Presss Agency (SPA) dan dilansir AFP jugaReuters, Rabu (12/6/2019), bahwa serangan rudal Houthi itu mengenai bagian terminal kedatangan Bandara Abha pada Rabu (12/6) waktu setempat. 

Delapan korban luka, sebut Al-Malki, dilarikan ke rumah sakit setempat. Sedangkan 18 korban luka lainnya menerima bantuan medis di lokasi. 

Pemberontak Houthi sebelumnya menyatakan telah menembakkan sebuah rudal dengan target Bandara Abha yang berjarak 200 kilometer dari perbatasan Yaman-Saudi. Bandara tersebut diketahui melayani penerbangan rute domestik dan regional. 

Akibat serangan rudal ini, operasional penerbangan di Bandara Abha menjadi kacau selama beberapa jam. Saat ini dilaporkan operasional bandara normal kembali. Abha yang merupakan ibu kota dari Provinsi Asir, terletak di area pegunungan subur Asir dan diketahui menjadi tujuan wisata populer bagi warga Saudi yang menghindari cuaca panas di Riyadh atau Jeddah. 

Dalam pernyataannya, Al-Malki menyatakan sebuah 'proyektil' tak teridentifikasi mengenai bandara yang biasa digunakan ribuan penumpang setiap harinya. Disebutkan Al-Malki bahwa sedikitnya tiga wanita, salah satunya warga India, dan dua anak-anak Saudi mengalami luka-luka akibat serangan tersebut. 

Al-Malki menyebut insiden itu sebagai 'serangan teroris' terhadap target sipil, yang bisa dianggap sebagai 'kejahatan perang'. Ditegaskan Al-Malki bahwa koalisi pimpinan Saudi akan 'mengambil tindakan tegas' untuk menangkal pemberontak dan melindungi warga sipil.

"Menargetkan Bandara Abha membuktikan bahwa Houthi telah mendapat persenjataan canggih dari Iran," demikian pernyataan koalisi pimpinan Saudi. Selama ini diyakini bahwa Iran mendukung Houthi dalam konflik Yaman.

Serangan rudal ini terjadi setelah bulan lalu, sebuah fasilitas minyak Saudi diserang drone bersenjata yang diklaim oleh Houthi. Otoritas Saudi menuding Iran sebagai pihak yang memerintahkan serangan itu. Tuduhan itu dibantah keras oleh Iran.****(ptr)





Berita Lainnya :
 
  • Dewan Kehormatan PWI Kaltim Menolak Dilantik oleh Hendry Ch. Bangun
  • Program Penguatan Vokasi PHR Membuka Asa Muhammad Nizam Merajut Sukses
  • Malam Puncak HPN dan HUT PWI, Gubernur, Bupati dan Perusahaan Mitra Terima Award
  • Indosat Business Hadirkan Smart Internet, Platform Digital Cerdas yang Aman dan Terintegrasi untuk Akselerasi Bisnis Multisektoral
  • Jalankan Tata Kelola Perusahaan yang Baik, PHR Dorong Mitra Kerja Komitmen Terhadap Anti Korupsi
  • Polsek Bagan Sinembah Gagalkan Upaya Penyelundupan 5 Kg Ganja
  • Puncak HPN 2024 Tingkat Provinsi Riau, Bupati Kuansing Suhardiman Akan Bangun Gedung Wartawan
  • Pendaftaran Calon Anggota Kompolnas 2024-2029 Ditutup, 137 Orang Mendaftar
  • IM3 Lanjutkan Optimalisasi Jaringan di Kota Pekanbaru dengan Jangkauan yang Semakin Luas dan Stabil
  •  
     
     
     
     
    Copyright © 2014-2016
    PT. Surya Cahaya Indonesia,
    All Rights Reserved