Sabtu, 15 08 2020
 
Kasmani didakwa terima Rp23,6 Miliar kasus gratifikasi Amril Mukminin

Martalena | Hukum
Selasa, 21/07/2020 - 00:05:39 WIB
Bengkalis,Riau eksis.com - Istri mantan Bupati Bengkalis yang juga salah satu bakal calon Bupati Bengkalis, Kasmarni disebut-sebut ikut menikmati gratifikasi sebesar Rp23,6 miliar. 

Hal itu tertuang dalam berkas perkara dengan bukti surat dakwaan No. 42/TUT.01.04/24/06/2020 tanggal 17 Juni 2020 yang telah dibacakan pada persidangan di Pengadilan Negeri Pekanbaru, Kamis Tanggal 25 Juni 2020 lalu.

Dalam surat dakwaan tersebut, disebutkan bahwa Kasmarni  menerima uang gratifikasi sebesar Rp23, 6 miliar, dalam kurun waktu 2013-2014. Uang tersebut diberikan secara tunai dan non tunai oleh dua perusahaan perkebunan kelapa sawit yang beroperasi di Kabupaten Bengkalis.

Uang tersebut masing-masing diberikan oleh Jonny Tjoa, (Direkrur) dan Adyanto ( Dirut) PT.Mustika Agung Sawit Sejahtera sebesar Rp 12.770.330.650 dan Rp 10.907.412.755 dari bos PT Sawit Anugerah Sejahtera, hingga totalnya menjadi Rp 23,6 miliar lebih.

Bentuk kedekatan Jonny Tjoa dengan AM, adalah tahun 2013 saat terdakwa Amril Mukminin menjabat sebagai anggota DPRD Bengkalis, Jonny Tjoa meminta bantuan pada terdakwa, agar AM ikut mengajak masyarakat untuk memasukkan buah sawit ke PT Mustika Agung Sawit Sejahtera, dan mengamankan kelancaran operasional perusahaan. Untuk itu terdakwa AM mendapat  kompensasi fee sebesar Rp5/ kilogram tandan buah sawit.

Uang tersebut setiap bulan disetor ke rekening Kasmarni (Istri terdakwa) dengan nomor rekening 4660113216xxx Bank Cimb Niaga Sayriah Mass Bangko. Hal sama juga terjadi di tahun 2014, Kasmarni (istri terdakwa) juga menerima fee Rp5/kg tandan buah sawit, untuk mengamankan operasional pabrik dari bos PT Sawit Anugerah Sejahtera.

Dimata praktisi hukum Raden Adnan SH, MH, konspirasi AM dan istrinya Kasmarni dalam bentuk gratifikasi, adalah tindakan pidana korupsi dari sang istri.

Sebab Kasmarni yang juga ASN aktif di Pemkab Bengkalis terlibat secara aktif menerima gratifikasi atau uang suap.

”Dalam berkas perkara telah disebutkan bahwa isteri Amril Mukminin (Kasmarni) terlibat secara aktif menerima uang gratifikasi alias suap. Sebab uang ditransfer langsung ke  rekening Kasmarni secara langsung. Jadi Kasmarni harus diproses hukum juga,” ujar Adnan. 

Kasmarni yang masih aktif sebagai ANS kini terjun ke dunia politik. Ia berpasangan dengan politisi PAN Bagus Santoso, dan dengan mudah mendapat perahu PKB dan PAN, untuk modal bertarung dalam pilkada Bengkalis mendatang.**



comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Patroli dan Sialisasi, Upaya Babinsa Cegah Kebakaran di Wilayah Binaannya
  • Babinsa Koramil 11/Pwk Kandis Rutin Laksanakan Patroli dan Sosialisasi di OVN 
  • Anggota Koramil 02/TT Bersama Tim Gabungan Disiplinkan Pengunjung Dan Pedagang Pasar Aturan Protokol Kesehatan
  • Babinsa Bersama Tim Gabungan Hentikan Pengendara Tak Menggunakan Masker
  • Dua Babinsa Koramil 11/Pwk Kandis Lakukan Patroli di OVN PT. CPI Wilayah Kandis
  • Bersama Polri dan Satpol PP, Babinsa Koramil 12/Pwk Sabak Auh Sampaiakan Sosialisasi Protokol Kesehatan
  • Setiap Wilayah Binaan, Babinsa Koramil 08/Merbau Gencar Laksanakan Pendisiplinan Aturan Protokol Kesehatan
  • Lewati Pos Penjaggaan, Warga di Cek Suhu Satu Persatu Oleh Babisa Koramil 10/Perawang
  • Jaga Wilayah Tetap Kondusif, Babinsa Koramil 11/Pwk Kandis Laksanakan Patroli dan Sosialisasi di OVN 
  •  
     
     
     
     
    Copyright © 2014-2016
    PT. Surya Cahaya Indonesia,
    All Rights Reserved