Senin, 31/08/20
 
Yusril Pastikan PBB Mendaftar Jadi Peserta Pemilu Meski Kritisi Aturan Parpol

M Amin | Politik
Selasa, 03/10/2017 - 23:28:20 WIB
Jakarta (RiauEksis.Com) - Meski mengkritisi aturan partai politik (parpol), Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril Ihza Mahendra, memastikan pihaknya segera mendaftar menjadi calon peserta pemilu.

Menurut dia, sebenarnya pendaftaran akan dilakukan pada Selasa (3/10/7). Tapi lantaran masih ada beberapa daerah belum (selesaikan persyaratan, Red), maka pihaknya akan mendaftar sekitar lima hingga tujuh hari lagi dari sekarang setelah semua selesai lengkap

Yusril juga mengkritisi aturan dalam pendaftaran dan verifikasi parpol. Dia menilai aturan tersebut menyimpang dari UU Pemilu Nomor 7 Tahun 2017, utamanya terkait proses verifikasi bagi parpol lama. "Tapi kami tetap akan menjalani proses pendaftaran ini," katanya ketika ditemui di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Selasa (3/10/17).


Sebelumnya, Komisioner KPU Wahyu Setiawan, mengatakan semua parpol yang ingin mengikuti Pemilu Serentak 2019 harus mendaftarkan diri menjadi peserta pemilu. Pendaftaran calon peserta Pemilu dibuka selama 14 hari.

Wahyu menjelaskan, pendaftaran dibuka sejak Selasa (3/10) hingga Senin (16/10/17) mendatang. Pendaftaran pada hari pertama hingga hari ke-13 dibuka sejak pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB.

"Sedangkan pendaftaran pada hari ke-14  dibuka sejak pukul 08.00 WIB hingga 24.00 WIB. KPU mengingatkan bahwa bagi parpol yang berniat menjadi peserta Pemilu 2019 wajib mendaftar ke KPU RI," ujarnya di Jakarta.

Dia melanjutkan, berdasarkan Peraturan KPU (PKPU) Nomor 11/2017 yang dimaksud pendaftaran parpol adalah ketika pimpinan parpol menyampaikan surat pendaftaran berserta syarat-syaratnya kepada KPU RI. Syarat-syarat itu antara lain daftar nama anggota, fotokopi KTP anggota, fotokopi KTA dan sebagainya.

Wahyu menjelaskan, sebelum mendaftar, parpol wajib mengunggah dokumen syarat pendaftaran ke sistem informasi partai politik (Sipol). Setelah diunggah, parpol perlu mencetak dokumen hanya menggunakan fitur yang tersedia di Sipol untuk mencegah perbedaan dokumen Sipol dan dokumen hardcopy.

"Setelah itu, KPU akan lakukan penelitian administrasi dan verifikasi. Parpol dinyatakan lolos sebagai peserta pemilu 2019 jika memenuhi semua persyaratan," tambah Wahyu. (ma/re)


sumber: republika.co.id



comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • 30 September 2020 Kasus Positif Covid 19 di Riau bertambah 352 Meninggal 8
  • Komsos Dengan Warga Binaannya, Babinsa Koramil 06/SA Masyaraakat Ikut Pantau Wilayah
  • Babinsa Koramil 12/Pwk Sabak Auh lakukann Pendampingan dan Pengawasan Penyaluran BLT Desa Buantan Lestari
  • Disiplinkan Protokol Kesehatan, Babinsa Koramil 11/Pwk Kandis Ajak Warga Wilayah Binaan Ikut Mendukung Upaya Pemerintah
  • Sejumlah Pansus Raperda Usulan Pemerintah dan Prakarsa DPRD Riau dibentuk
  • Operasi Penegakkan Protokol Kesehatan Terus Gencar Dilaksanakan Babinsa 11/Pwk Kandis Bersama Tim Gabungan
  • Babinsa Koramil 11/Pwk Kandis Himbau Masyarakat Agar Taati Protokol Kesehatan
  • Babinsa Koramil 09/Minas Rutin Laksanakan Patroli dan Sosialisasi Karlahut di Setiap Wilayah Binaan
  • dokter Fransiskus Hamido Hutauruk Meninggal Terpapar Covid-19
  •  
     
     
     
     
    Copyright © 2014-2016
    PT. Surya Cahaya Indonesia,
    All Rights Reserved