Senin, 31/08/20
 
Kini Ilmuwan Dapat Buktikan Kebenaran Al-Quran Soal Semut Berbicara

mu | Religi
Minggu, 19/04/2015 - 17:00:04 WIB
Semut
TERKAIT:
   
 
Pekanbaru (RiauEksis.Com)- Masih ingatkah Anda tentang sejarah nabi Sulaiman AS. Pada masa beliau disebutkan ada segerombolan semut yang menyeru kepada kelompoknya untuk masuk ke sarang agar tidak diinjak oleh bala tentara Sulaiman. Kini semua itu telah dapat dibuktikan dengan kemajuan teknologi.

Nabi Sulaiman AS adalah putra dari Nabi Daud AS, dan beliau adalah pewaris kerajaan Daud AS. Nabi Sulaiman AS menjadi raja bagi bani Israel, bahkan bagi semua binatang dan jin sekali pun, dalam Al-Quran namanya disebutkan sebanyak 27 kali.

Allah SWT memberikan kelebihan kepada beliau untuk bisa memahami bahasa jin dan binatang.

Dalam Al-Quran dikisahkan bahwa nabi Sulaiman AS berjalan dengan bala tentaranya melintasi sebuah jalan yang di sana ada segerombolan semut dan mereka saling berbicara.

“Hingga Apabila Mereka Sampai dI Lembah Semut Berkatalah Seekor Semut: Hai Semut-Semut, Masuklah ke dalam Sarang-sarangmu, Aagar Kamu Tidak Diinjak oleh Sulaiman dan Tentaranya, Sedangkan Mereka Tidak Menyadari” (SS. An-Naml, ayat 18).

Bagi kita yang beragama Islam tentu sangat percaya dengan semua yang ada dalam Al-Quran. Namun bagi sebahagian mereka yang tidak percaya dengan al-quran tentu menganggap ini hanya bualan belaka dan sia sia.

Namun, kemajuan teknologi kini telah mampu membuktikan apa yang dikatakan Al-Qur’an di masa sebelum ada teknologi seperti ini.

Kini bisa dibuktikan dengan sebuah penelitian ilmiah yang dilakukan sejumlah ilmuwan. Science Magazine melansir sebuah hasil penelitian ilmiah terbaru yang menyatakan semut dapat berbicara.

Kemajuan teknologi canggih di bidang audio menjadi wahana baru yang bisa digunakan ilmuwan dalam meneliti kebenaran Al-Quran tentang semut berbicara. Mereka berkesimpulan bahwa semut secara rutin selalu berbicara antara satu dan yang lainnya.

Sebahagian besar semut mempunyai papan alami dan plectrum dalam perut mereka. Alat ini mampu mengeluarkan bunyi dan suara untuk berkomunikasi antara satu dengan lainnya.

Dalam meneliti kemampuan semut dalam berbicara, ilmuwan menggunakan microfon dan speaker mini yang canggih dan bisa dimasukkan kedalam sarang semut.

Para peneliti menemukan bahwa ratu semut bisa mengeluarkan perintah kepada para bawahannya untuk bekerja.

Para ilmuwan heran, yang berhasil membuat rekaman pertama dari semut ratu yang berbicara, juga menemukan bahwa serangga lainnya juga bersuara dengan suara yang persis sama.

Kupu-kupu besar Rebel adalah salah satu dari sekitar 10.000 makhluk yang memiliki hubungan parasit dengan semut dan sekarang ditemukan telah belajar untuk meniru suara dengan menggunakan sinyal kimia.

Larva Kupu-kupu dibawa oleh semut ke sarang di mana mereka diberi makan oleh pekerja. Ketika koloni terganggu semut akan menyelamatkan larva.

Bahkan jika mereka kekurangan makanan, semut akan mengorbankan diri mereka sendiri sebagai bahan makanan pengganti.

Beberapa dekade yang lalu ada hasil penelitian yang mengatakan bahwa semut mampu membuat panggilan dengan menggunakan alarm berbunyi.

Namun baru baru ini hasil riset menunjukkan bahwa kosa kata semut mungkin jauh lebih besar dan para semut-semut juga bisa berbicara satu sama lainnya. (rec)






Berita Lainnya :
 
  • Anggota DPRD Hadiri Pelepasan Keberangkatan Jemaah Haji Kab. Bengkalis
  • Wakil Ketua Syaiful Ardi Hadiri Penyerahan Penghargaan WTP dari BPK RI
  • Sempurnakan Draft Ranperda, Pansus BLJ Dialog bersama BPKP Provinsi Riau
  • Fraksi PDI Perjuangan Hadiri Bimtek dalam Rangka Mendalami Tupoksi anggota DPRD
  • Saat Perbaikan, KMP Permata Lestari I Alami Kebakaran
  • HENDRI CH Bangun : PWI Provinsi Riau Tuan Rumah HPN 2025 Diharapkan Lebih Melibatkan Generaai Muda
  • Difitnah Nikah Siri, Penghulu : Saya Dipaksa Mengakui Menikahkan Hamid dengan SKD
  • Polri Ungkap Keberhasilan Amankan World Water Forum ke-10 di Bali
  • Sapa Pengungsi Banjir Bandang Sumbar, Ketum Bhayangkari Hibur Anak-anak Pengungsi
  •  
     
     
     
     
    Copyright © 2014-2016
    PT. Surya Cahaya Indonesia,
    All Rights Reserved