Sabtu, 15 08 2020
 
Penyidik KPK Geledah Kediaman Dedi Handoko

ditma | Riau
Kamis, 28/11/2019 - 22:59:17 WIB
PEKANBARU, Riaueksis.com - Penyidik KPK menggeledah kantor sekalian rumah kediaman pengusaha terkenal nomor wahid di Kota Pekanbaru, Riau Dedi Handoko (DH) di Jalan Tanjung Datuk Nomor 85 B Pekanbaru, Riau, Kamis (28/11/2019).

Rumah kediaman DH berbentuk Ruko di samping TK Tri Guna Dharma (dulu Hotel Permai) ini digeledah penyedik KPK untuk mengambil sejumlah dokumen proyek di Riau dimana DH disebut-sebut sebagai penyandang dana proyek dari kontraktornya. 

Di lapangan di lokasi penyidik KPK menggeledah, tersiar kabar ada empat dokumen proyek yang dicari penyidik KPK antara lain proyek jalan di Bengkalis.

Juru bicara KPK Febridiansyah yang dihubungi wartawan tadi sore dari Pekanbaru menegaskan memang ada tim KPK yang sedang lakukan penggeledahan sebuah rumah di Pekanbaru terkait kasus pengadaan jalan di Bengkalis.

Seperti telah diberitakan media sebelumnya, penyidik KPK telah menahan Direktur PT Mitra Bungo Abadi (MBA), Makmur alias Aan selaku tersangka kasus korupsi dalam proyek peningkatan Jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih di Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, proyek Tahun Anggaran 2013-2015.

"KPK telah melakukan penahanan selama 20 hari pertama terhadap tersangka Makmur, terhitung 31 Oktober 219 hingga 19 November 2019," kata juru bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jumat (1/11/2019) beberapa waktu lalu, seperti dikutip dari detakindonesia.co.id.

Makmur ditahan di Rumah Tahanan Klas I Jakarta Timur Cabang Rutan KPK.

Dalam perkara ini, Makmur diduga bersama-sama dengan M Nasir, Hobby Siregar dan kawan-kawan melakukan tindak pidana korupsi dalam proyek peningkatan Jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih di Kabupaten Bengkalis, Riau. 

Kerugian negara dalam proyek tersebut ditaksir sebesar Rp105,88 miliar, di mana Makmur diduga diperkaya Rp60,5 miliar.

Selain itu, KPK juga menetapkan Bupati Bengkalis Amril Mukminin (AMU) sebagai tersangka kasus suap atau gratifikasi terkait proyek multiyears pembangunan Jalan Duri-Sei Pakning di Kabupaten Bengkalis.

KPK juga telah memproses dua terdakwa ke persidangan yaitu Sekretaris Daerah Kota Dumai nonaktif dan Kepala Dinas PU Kabupaten Bengkalis 2013-2015 M Nasir dan Direktur Utama PT Mawatindo Road Construction Hobby Siregar. Kuduanya menjalani persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Pekanbaru.

Hingga diturunkan berita ini, pada Kamis malam tadi (28/11/2019) pukul 19.30 WIB penyidik KPK masih berada di kediaman pengusaha hiburan terkenal di Pekanbaru ini. 

Sebelumnya DH adalah pengusaha hiburan di Pekanbaru. Ada dulunya Diskotek Orion, lalu berubah diganti jadi Ozon,  lalu berubah lagi jadi Queen sampai tahun 2019 ini di Senapelan Plaza,  dan ada juga di Mal Pekanbaru (MP) Jalan Teuku Umar Pekanbaru. (der)


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Dua Babinsa Koramil 11/Pwk Kandis Lakukan Patroli di OVN PT. CPI Wilayah Kandis
  • Bersama Polri dan Satpol PP, Babinsa Koramil 12/Pwk Sabak Auh Sampaiakan Sosialisasi Protokol Kesehatan
  • Setiap Wilayah Binaan, Babinsa Koramil 08/Merbau Gencar Laksanakan Pendisiplinan Aturan Protokol Kesehatan
  • Lewati Pos Penjaggaan, Warga di Cek Suhu Satu Persatu Oleh Babisa Koramil 10/Perawang
  • Jaga Wilayah Tetap Kondusif, Babinsa Koramil 11/Pwk Kandis Laksanakan Patroli dan Sosialisasi di OVN 
  • Babinsa Koramil 09/Minas Rutin Laksanakan Pam Adaptasi Kebiasaan Baru Warga
  • Patroli Rutin di Tempat Keramaian Secara Maksimal dilaksanakan Babinsa Koramil 11/Pwk Kandis
  • Bersama Jaga Wilayah, Serda Aprianto Gandeng Warga Desa Binaannya Lakukan Patroli Karlahut
  • Adaptasi Kebiasaan Baru, Babinsa Bersama Tim Gabungan Masih Terus Pantau Warga Pintu Masuk Kab. Siak
  •  
     
     
     
     
    Copyright © 2014-2016
    PT. Surya Cahaya Indonesia,
    All Rights Reserved