Senin, 31/08/20
 
Untuk Apa AS Serukan DK PBB Lakukan Sidang Darurat Sehubungan Terjadinya Demonstrasi Massal di Iran ?

M Amin | Internasional
Rabu, 03/01/2018 - 11:51:19 WIB
demonstrasi di iran
TERKAIT:
   
 
Washington (RiauEksis.Com) - Duta Besar AS untuk PBB, Nikki Haley mengatakan, Washington menyeru dilakukannya sidang darurat oleh Dewan Keamanan PBB dan Lembaga Hak Asasi Manusia di Jenewa, di tengah terjadinya demonstrasi massal di Iran.

"Kami tidak boleh diam, rakyat Iran menangis untuk kebebasan. Semua orang yang mencintai kebebasan harus berdiri dengan tujuan mereka," kata Nikki kepada wartawan di markas PBB di New York, dikutip di Anadolu Agency, Rabu (03/01/18).

Ia menuding kediktatoran Iran  saat ini sedang mencoba melakukan apa yang selalu dilakukannya, yaitu mengatakan bahwa demonstrasi tersebut dirancang oleh musuh-musuh Iran.

"Kita semua tahu itu omong kosong belaka. Demonstrasi tersebut benar-benar spontan, hampir di setiap kota di Iran. (Demonstrasi) ini adalah gambaran yang tepat tentang orang-orang yang telah lama tertindas bangkit melawan kediktatoran mereka," tambah Nikki.

Menurut laporan media setempat, ribuan masyarakat Iran melakukan demonstrasi sejak Kamis (30/12/17) di kota-kota di timur laut Masyhad dan Kashmar, untuk memprotes kenaikan harga komoditas dan kesalahan manajemen pemerintahan. Demonstrasi sejak saat itu menyebar, termasuk ke ibu kota Iran, Teheran.

Sedikitnya 23 orang tewas dan lebih dari 500 orang dilaporkan ditahan sejak demonstrasi dimulai, termasuk 200 orang di Teheran. Penangkapan juga dilaporkan terjadi di provinsi Arak, Isfahan dan Robat Karim, serta Azerbaijan Barat.

Nikki memperingatkan, penyalahgunaan kekuasaan yang lebih memalukan, dapat terjadi pada hari-hari berikutnya.
"Pada hari-hari pertama tahun 2018, tidak ada urgensi perdamaian, keamanan dan kebebasan yang lebih banyak diuji daripada di Iran," katanya.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, telah dengan hati-hati mengikuti hiruk-pikuk yang sedang berlangsung, kata juru bicaranya, Farhan Haq.

"Kami menyesalkan hilangnya nyawa yang dilaporkan, dan kami berharap agar kekerasan yang berkelanjutan dapat dihindari. Kami berharap hak untuk berkumpul dan berekspresi dengan damai dari orang-orang Iran akan dihormati," kata Farhan.

Sebelumnya, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, menyalahkan kerusuhan yang terjadi dipelopori oleh kekuatan asing yang dia sebut sebagai musuh Iran.

"Dalam kejadian baru-baru ini, musuh-musuh Iran bersatu dengan menggunakan alat yang berbeda dalam disposisi mereka, termasuk uang, senjata, politik dan intelijen, untuk menciptakan masalah bagi sistem Islam," kata Khamenei dalam komentar yang diposting di situs resminya, Selasa (2/1) waktu setempat. (min/rec)



sumber: repubika.co.id






Berita Lainnya :
 
  • Dewan Kehormatan PWI Kaltim Menolak Dilantik oleh Hendry Ch. Bangun
  • Program Penguatan Vokasi PHR Membuka Asa Muhammad Nizam Merajut Sukses
  • Malam Puncak HPN dan HUT PWI, Gubernur, Bupati dan Perusahaan Mitra Terima Award
  • Indosat Business Hadirkan Smart Internet, Platform Digital Cerdas yang Aman dan Terintegrasi untuk Akselerasi Bisnis Multisektoral
  • Jalankan Tata Kelola Perusahaan yang Baik, PHR Dorong Mitra Kerja Komitmen Terhadap Anti Korupsi
  • Polsek Bagan Sinembah Gagalkan Upaya Penyelundupan 5 Kg Ganja
  • Puncak HPN 2024 Tingkat Provinsi Riau, Bupati Kuansing Suhardiman Akan Bangun Gedung Wartawan
  • Pendaftaran Calon Anggota Kompolnas 2024-2029 Ditutup, 137 Orang Mendaftar
  • IM3 Lanjutkan Optimalisasi Jaringan di Kota Pekanbaru dengan Jangkauan yang Semakin Luas dan Stabil
  •  
     
     
     
     
    Copyright © 2014-2016
    PT. Surya Cahaya Indonesia,
    All Rights Reserved