Senin, 31/08/20
 
Kisah Nirmal Purja 7 Bulan Jajal 14 Puncak Gunung di Atas 8000 mdpl

| Internasional
Sabtu, 05/02/2022 - 14:12:28 WIB
Nirmal Purja taklukan 14 puncak gunung di atas 8000 mdpl dalam 7 bulan (dok pribadi)
TERKAIT:
   
 
Pekanbaru, Riaueksis.com - Pernah dengar nama pendaki satu ini ?  Akrab dengan panggilan "Nims". Ia menggagas sebuah project gila, mendaki 14 puncak diatas 8000 MDPL dalam waktu yg direncanakan selama 7 bulan.

Kata "gila" mungkin kurang cukup menggambarkan isi kepala Nims. Normalnya, pendakian 1 puncak diatas 8000 MDPL dilakukan dalam sebuah ekspedisi penuh yang memakan waktu setidaknya 2 bulan.

Pendakian 14 puncak diatas 8000 MDPL pertama kali dituntaskan seluruhnya oleh pendaki legendaris Reinhold Messner. Messner menuntaskan ke 14 puncak dalam waktu 16 tahun.

Jadi waktu yang dicanangkan oleh Nims selama 7 bulan adalah hal yang dianggap mustahil oleh sebagian besar pendaki dunia.

Nims adalah orang asli Nepal, ia lahir di dekat gunung Dhaulagiri di sebuah desa dengan ketinggian 1600 MDPL. Ayah Nims adalah seorang tentara Gurkha, sebuah pasukan bentukan kerajaan Inggris yang masyur dengan kekuatan fisik, keberanian, dan keahlian berperang. Nims mengikuti jejak sang ayah, mengikuti seleksi ketat bergagung dengan pasukan Gurkha. Menjadi Gurkha adalah impian banyak orang Nepal karena dianggap sebagai jalan untuk keluar dari kemiskinan dan kesempatan menjelajahi dunia.

Nims bukan orang yang mudah berpuas diri, ia suka menantang diri sendiri dan selalu berupaya melampaui batas dirinya. Demikian juga dalam karir milternya, ia berupaya untuk masuk sebagai pasukan khusus Royal Navy dan ternyata ia lolos seleksi, ini menjadikan Nims sebagai orang Nepal pertama yang bisa bergabung dengan Royal Navy sebagai pasukan elite khusus, sebuah pencapaian yang patut diacungi jempol ketika seorang asing dapat bergabung dalam unit khusus Royal Navy

Karir mendaki Nims bisa dibilang masih seumur jagung. Ia pertama mendaki ke Everest Basecamp. Menemukan gairahnya, tak menunggu lama Nims mendaki puncak Lobuche di tahun 2012 saat ini ambil cuti dari dinas militernya.

Puncak pertama diatas 8000 MDPL nya adalah Dhaulagiri yang dilakukan pada tahun 2014. Pada tahun 2016 ia berhasil berdiri diatas Mt. Everest, dan kembali lagi ke Everest pada tahun 2017 ketika ia memimpin 1 grup pasukan Gurkha dalam memperingati 200 tahun pengabdian pasukan tersebut pada kerajaan Inggris, Nims mendapat gelar dari ratu Inggris atas pencapaiannya ini, luar biasa yaa.

Total 16 tahun Nims berdinas sebagai tentara, ia bosan dan memutuskan untuk mengundurkan diri dari dinas militer. Keputusan Nims untuk resign sangat ditentang oleh keluarga karena Nims adalah penopang utama perekonomian keluarganya, ditambah lagi ibu Nims sedang sakit dan perlu perawatan medis setidaknya 2x dalam seminggu. Namun, tekadnya sudah bulat, ia ingin mewujudkan impiannya, mendaki 14 puncak diatas 8000 MDPL.

Ia menamakan misi nya ini sebagai "Project Possible".
Kegilaan Nims muncul ketika memulai misi ini dengan mendaki Annapurna. Ia berhasil summit Annapurna dan kembali ke basecamp dengan selamat walau dalam kondisi kelelahan. Keesokharinya, ia dan team mendapat kabar bahwa ada1 orang pendaki yang membutuhkan pertolongan, di ketinggian 8000 meter an. Nims dan team naik kembali dalam misi penyelamatan dan berhasil menolong pendaki tersebut, baru turun gunung langsung naik lagi, gokil lah Nims ini.

Puncak kedua dalam misinya adalah Dhaulagiri, Nims berhasil summit, lanjut kembali turun ke BC, bergegas ke Kathmandu, pesta perayaan dengan bersulang bersama team nya, tanpa tidur Nims dan team bergegas, dalam kondisi "hangover" (pusing setelah konsumsi alkohol), menuju basecamp pucak ketiga nya Khancenjunga, tiba di basecamp dan bergegas mendaki ke puncak, dalam 1 hari pendakian (single push) tanpa istirahat bermalam di camp 1 s/d camp 4, single push langsung ke puncak dan turun kembali, dalam kondisi "hangover', ditambah lagi Nims dan team menolong 1 orang pendaki yang kepayahan di posisi 100 meter dari puncak, berbagi oksigen, membantu pendaki tersebut turun, 11 jam bersama tanpa oksigen di "death zone" gak ada orang lebih gila lagi didunia ini !

Daftar gokil nya Nims kembali bertambah, dia mendaki Everest, lanjut ke Lhotse, dan Makalu, semuanya dilakukan dalam 48 jam,.hehehe, jangan cepat berbangga kalau anda sanggup tektok 1 gunung, Nims dan team nektokin Everest, plus Lhotse, plus Makalu, dalam 48 jam, wuedan cuk !!

Dari total 7 bulan yang direncanakan untuk mendaki 14 puncak diatas 8000 MDPL, Nims dan team berhasil melakukannya dalam total 6 bulan 6 hari..standing aplause untuk mu Nims !

Dengan segala tekad dan keteguhan hati, kekuatan fisik, kepedulian terhadap sesama pendaki, penghormatannya terhadap kehidupan, Nims melakukan semua ini demi harkat dan martabat bangsa nya.

Sepanjang sejarah pendakian gunung tinggi, orang Nepal notabene nya adalah penentu utama disetiap keberhasilan para pendaki menjejakkan kaki di puncak-puncak dunia, namun perjuangan mereka tidak mendapatkan penhargaan dan pengakuan yang sepadan. Selalu nama orang barat yang muncuk di headline berita beserta sejumlah cerita keberhasilannya, sedangkan orang-orang Nepal, para Sherpa, seolah hanya berperan sebagai "team support", padahal sejatinya mereka lah yang bertaruh nyawa demi para pendaki barat menggapai impiannya. (Medion Suryo Wibowo dari FB Pendaki Nafas Tua/der)





Berita Lainnya :
 
  • Polri Gandeng Ustaz Das'ad Latif untuk Mendorong Pemilu Damai
  • Tampung aspirasi dan keluhan warga Polda Riau gelar Jumat Curhat bersama warga di Kec Payung Sekaki
  • Tanpa AMDAL, Bahlil Berambisi Menggusur Warga Pulau Rempang Demi Investasi Tiongkok
  • Pasla Eks Kades Pambang Pesisir, Minta Inspektorat Audit Plaksanaan APBDes Dizaman Pemerintahannya
  • Dua Korban Tenggelam di Sungai Indragiri Ditemukan Meninggal Dunia
  • DPRD Riau Sahkan APBD- Perubahan Riau 10,8 Trilyun
  • Komitmen Berantas Mafia Bola, Polri Tetapkan 6 Tersangka Match Fixing Liga 2
  • Diikuti Ratusan Karya, PHR Umumkan Pemenang PENA 2023
  • Dukung Tim Nasional Sepakbola Indonesia ke Pentas Dunia, Indosat Ooredoo Hutchison Tandatangani Kerja Sama dengan PSSI
  •  
     
     
     
     
    Copyright © 2014-2016
    PT. Surya Cahaya Indonesia,
    All Rights Reserved