Senin, 31/08/20
 
Saudi Akui penggunaan Vaksin Sinovac-Sinopharm Membuat Signal Umroh Semakin Jelas

Ditma | Internasional
Jumat, 27/08/2021 - 16:53:00 WIB
Jakarta,Riaueksis.com- Arab Saudi akhirnya menyetujui penggunaan dua vaksin COVID-19 yakni Sinovac dan Sinopharm, Selasa (24/8/2021). 

Hingga kini sudah ada empat vaksin lainnya yang disetujui untuk digunakan yaitu Oxford-AstraZeneca, Pfizer-BioNTech, Johnson & Johnson dan Moderna.

Kementerian Kesehatan setempat mengatakan, ada kemungkinan bagi pendatang dan jamaah yang telah menyelesaikan program vaksinasi dengan Sinopharm atau Sinovac diterima di Arab Saudi.

Izin ini pun diberikan asalkan mereka telah menerima suntikan vaksin yang disetujui di negara tersebut.

Seperti dilansir dari laman Arab News, Saudi sebelumnya mengumumkan memperbolehkan penggunaan dua vaksin berbeda untuk dua dosis suntikan. Keputusan ini diambil mengacu pada studi ilmiah internasional yang menunjukkan keamanan dan efektivitas pendekatan tersebut dalam mengatasi virus COVID-19.

Kementerian Kesehatan juga menambahkan, menurut rekomendasi saat ini, dosis kedua dapat diterima setidaknya tiga minggu setelah suntikan vaksin yang pertama.

Orang yang pulih dari COVID-19 harus menerima dua dosis vaksin, dengan suntikan pertama setidaknya 10 hari setelah infeksi dan yang kedua diberikan setidaknya tiga minggu setelahnya.

Jika infeksi terjadi setelah menerima dosis pertama, dosis kedua dapat diberikan setidaknya 10 hari setelah infeksi.

Sementara itu, Konsul Haji KJRI Jeddah, Endang Jumali menyebut, dirinya telah mengkonfirmasi terkait persetujuan penggunaan vaksin Sinovac dan Sinopharm kepada pihak Saudi, Rabu (25/8). Hasilnya, ia menyebut berita yang beredar memang betul kebenarannya.

"Saya sudah bertemu dengan pihak Kementerian Kesehatan Saudi, kemarin sore. Mereka bilang itu (berita yang beredar) benar," kata Endang Jumali dalam kegiatan webinar yang diselenggarakan Amphuri, Kamis (26/8).

Perihal pelaksanaan umroh dari luar negeri, pihak Saudi menyebut selama pandemi di negara asal tidak lagi masuk sebagai zona merah menurut mereka, maka jamaah diizinkan memasuki wilayah Kerajaan.

Endang Jumali juga menyebut pihaknya sempat bertemu dengan Wakil Menteri Haji bidang Umrah. Dalam pertemuan itu disampaikan ketika jamaah sudah mendapat dua dosis vaksin sinovac atau sinopharm ditambah booster dari empat vaksin yang digunakan Saudi, maka jamaah bisa langsung melaksanakan umroh tanpa karantina.



Namun, jika baru menerima satu dosis vaksin dan tanpa booster, jamaah umroh harus menjalani karantina selama empat hari sesampainya di Saudi. Sejauh ini, vaksin yang digunakan di wilayah Kerajaan adalah Oxford-AstraZeneca, Pfizer-BioNTech, Johnson & Johnson serta Moderna

"Terkait karantina 14 hari di negara ketiga sebelum masuk ke Saudi, Dr. Abdulaziz Wazzan tidak menyarankan hal itu. Mereka lebih menginginkan penerbangan langsung atau direct," lanjutnya.

Sejauh ini, ia menyebut baru ada tiga negara yang mengirimkan jamaahnya dengan menggunakan visa umroh. Mereka adalah Irak, Nigeria serta Aljazair. Negara lain, seperti UK, US serta negara Teluk mengirimkan jamaah umrahnya dengan menggunakan visa turis atau ziarah.

Untuk protokol kesehatan bagi jamaah umrah, Endang menegaskan, dosis vaksinasi Covid-19 harus dilakukan dengan dosis penuh. Selain itu, sertifikat vaksinasi juga perlu dilampirkan sebagai salah satu syarat pengajuan jamaah umrah.

"Sertifikat vaksin ini harus sudah link ke Jawazat atau pihak imigrasi Saudi. Kami kemarin sempat mencoba memindai atau scan QR code dari Indonesia, tapi belum terbaca," kata dia.

Lebih lanjut, terkait pelaksanaan umrah saat ini, ia juga menyebut pihak Saudi telah menghapus garis di kawasan mataf Ka'bah. Tidak ada lagi guide atau penjaga yang mengarahkan jamaah untuk patuh menelusuri garis tersebut.

Pendekatan-pendekatan disebut telah dilakukan pihak KJRI kepada Saudi. Mereka telah bertemu dengan Kementerian Kesehatan, Kementerian Haji dan Umrah serta Imigrasi.

Dalam waktu dekat, pihaknya akan bertemu dengan Komite Nasional Haji dan Umrah Saudi untuk membahas lebih lanjut pelaksanaan umrah bagi warga Indonesia ini.**



comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Bantu Dua ODGJ agar dapat dirawat di RSJ, Wakil Gubernur Riau Edi Natar, Masyarakat berterimakasih
  • 40 Calon Pemimpin Baznas Riau Akan Mengikuti Presentasi Makalah dan Wawancara
  • Gubri Sampaikan Nota Pengantar Perda Perubahan APBD Riau TA 2021
  • November Disdik Riau Rencanakan PTM 75 Persen
  • Beberapa Cara Ini Dapat Menghindari Kamu dari Bibir Hitam
  • Langsung Kena Mental, Kai Exo Kritik Keras SM Entertaiment
  • Bersama Warga Pencing Bekulo, Serda Edy Simanjuntak Patroli Pantau Wilayah Rawan Karlahut
  • Babinsa Pihak Perusahaan Lakukan Patrolu Karlahut Pantau Titik Rawan Karlahut
  •  
     
     
    Senin, 29/08/2016 - 19:36:49 WIB
    Rupanya Seperti Ini Cara Tes Keperawanan Calon Polwan, Duh Ngerinya..
    Senin, 13/03/2017 - 15:36:31 WIB
    Tepung Sagu Dapat Sembuhkan Sakit Maag...Ini Resep dan Cara Membuatnya
    Rabu, 03/10/2018 - 09:07:42 WIB
    Sandiaga Uno Berpendapat Ratna Sarumpaet Dalam Keadaan Diancam
    Selasa, 17/07/2018 - 20:42:25 WIB
    Arsene Wenger: Saya Menyesal Telah Mengorbankan Segala Yang Saya Lakukan
    Selasa, 24/07/2018 - 15:26:53 WIB
    Lionel Messi Gabung Inter Milan Susul Christiano Ronaldo Ke Seri A?
    Minggu, 22/03/2020 - 22:09:21 WIB
    WHO Tegaskan Chloroquine Obat COVID-19 Adalah Hoax
    Jumat, 12/10/2018 - 20:27:48 WIB
    Pengemudi Taksi Online Ini Buat Dinding Anti Begal
    Rabu, 18/08/2021 - 11:08:40 WIB
    The Minions Bakal Dipecah, Berikut Kandidat Terkuat Untuk Kevin Sanjaya
    Selasa, 06/12/2016 - 19:15:37 WIB
    Indonesia Istimewa
    Kapal Kargo Star 50 Buatan Indonesia Ini Menjadi Primadona Bagi Pasar Internasional
    Sabtu, 04/09/2021 - 17:24:27 WIB
    Bagus Kahfi Kembali Mengejutakan Media Asing Dengan Menbawa Kemenang Bagi Jong Utrecht
    Kamis, 04/01/2018 - 18:37:13 WIB
    Pertarungan Jumiati Melawan Harimau di Sebuah Perkebunan Sawit di Riau...Sebelum Tewas, Leher Belakangnya Dicengkeram, Setelah Itu Pahanya Dimakan
    Rabu, 04/01/2017 - 13:09:56 WIB
    Malaysia dan Indonesia Berlomba Dalam Membuat Pesawat Tempur
    Rabu, 25/01/2017 - 00:37:58 WIB
    Inilah Nama 11 Raja Yang Pernah Bertahta di Kerajaan Gunung Sahilan, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau
    Jumat, 05/07/2019 - 09:04:52 WIB
    Pemilik Akun Penghina Joko Widodo Telah Berkali Diiingatkan Suami Dan Teman
     
     
    Copyright © 2014-2016
    PT. Surya Cahaya Indonesia,
    All Rights Reserved