Senin, 25/11/2019
 
Simpang Siur Klorokuin dan Kina untuk Obati Corona, Ini yang Harus Anda Tahu

Martalena | Internasional
Senin, 23/03/2020 - 11:37:32 WIB
Riaueksis.com-Senyawa ini sudah pernah dipelajari pada kera,
oleh seorang ahli virologi dari Wuhan Institute of Virology dari Chinese Academy of Sciences, Manli Wang bersama timnya.

klorokuin fosfat sebagai obat Covid-19 telah dipublikasikan di jurnal Nature.
Selain klorokuin, obat eksperimental lain yang disebut remdesivir juga memiliki mekanisme yang sama saat menghentikan pertumbuhan virus di dalam sel manusia.

Melansir Science News, Kamis (19/3/2020), klorokuin dapat memblokir infeksi virus dengan menganggu kemampuan beberapa virus, termasuk pada virus corona, untuk memasuki sel.

Wang dan tim penelitinya menemukan kandungan obat itu juga dapat membatasi pertumbuhan virus corona baru jika diberikan setelah masuk.

" Klorokuin juga dapat membantu sistem kekebalan tubuh melawan virus tanpa jenis reaksi berlebihan yang dapat menyebabkan kegagalan organ," kata para peneliti.

Baca juga:Ahli: Herbal Tingkatkan Daya Tahan Tubuh, Bukan Sembuhkan Covid-19

Kendati demikian, efektifitas klorokuin fosfat yang merupakan obat malariasebagai obat yang dapat menghentikan infeksi virus corona, masih harus terus diselidiki.

Sebelumnya, Pakar Farmakologi & Clinical Research Supporting Unit, FKUI, dr Nafrialdi mengatakan perlunya uji klinis untuk dapat menetapkan klorokuin sebagai obat untuk melawan virus corona.

Baca juga:Tes PCR untuk Virus Corona, Benarkah Lebih Efektif Deteksi Covid-19?

Nafrialdi juga memiliki kekhawatiran karena klorokuin sebagai obat anti malaria juga sudah tidak lagi digunakan, karena banyaknya kasus resisten malaria di sejumlah negara, termasuk di Papua.

Kendati demikian, apabila memang klorokuin dapat menjadi obat bagi terapi pasien Covid-19, maka itu merupakan sinyal awal.

"Itu mungkin hanya sinyal awal, tapi jangan langsung diterjemahkan bisa langsung dipakai. Perlu dilakukan serangkaian uji klinis, untuk bisa menyatakan obat anti malaria bisa jadiobat virus corona," jelas Nafrialdi pada Kompas.com, Kamis (12/3/202



comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Babinsa Bersama Tim Lakukan Penyemprotan di Rumah Ibadah, Kantor Desa dan Tempat Keramaian
  • Babinsa Bersama Tim Lakukan Pengecekan dan Pencegahan VIRUS COVID 19 Ke Penumpang Kapal
  • Kemenkum HAM Sudah Bebaskan 13.430 Napi Untuk cegah corona
  • Kapolres Rohul Bersama Forkopimda Rohul Cek Gudang Beras,Pastikan Stock Aman 6 Bulan Kedepan
  • Sahabat Pondok Ijo dan PWI Peduli Serahkan 100 Paket Makan Siang dan 10 Karung Beras
  • PBNU Sarankan Shalat Tarawih-Shalat Id di Rumah
  • Jokowi Usulkan Jadwal Mudik Setelah Lebaran
  • Kepala Desa Cipang Kanan Abadi Adakan Penyemprotan Desinfektan Diwilayah Desanya
  • Jaga Stock Darah Tetap Ada, Koramil Wilayah Kab. Siak Laksanakan Donor Darah
  •  
     
     
     
     
    Copyright © 2014-2016
    PT. Surya Cahaya Indonesia,
    All Rights Reserved