Senin, 31/08/20
 
Ribuan Orang Terdeteksi Covid -19 di App PeduliLindungi, Dilarang Masuk Mall

Ica | Nasional
Senin, 13/09/2021 - 13:59:07 WIB
Jakarta, Riaueksis.com-- Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) menyatakan, berdasarkan catatan pemerintah, ribuan orang positif Covid-19 yang terdeteksi aplikasi PeduliLindungi ditolak masuk pusat perbelanjaan atau mal.
Ribuan orang tersebut mendapatkan notifikasi warna hitam saat memindai kode QR di pintu masuk pusat perbelanjaan. Hitam yang mana merupakan kategori yang dilarang masuk ke pusat perbelanjaan.

"Penolakan pada ribuan orang dengan notifikasi hitam semakin menegaskan pusat perbelanjaan selalu memberlakukan dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat, disiplin, dan konsisten," kata Ketum APPBI Alphonzus Widjaja lewat keterangan tertulis, Minggu (12/9).

Ia juga menyoroti pemberlakuan dua lapis protokol Covid-19 di mal, yakni kewajiban vaksinasi bagi pengunjung serta staf. Hal tersebut juga bisa diperiksa melalui aplikasi PeduliLindungi.

Pemberlakuan protokol vaksinasi disebut tidak memengaruhi protokol kesehatan yang ada sebelumnya, seperti memakai masker dan jaga jarak.

"Pemberlakuan kedua protokol dimaksud adalah bertujuan untuk memastikan bahwa semua orang yang berada di pusat perbelanjaan dalam keadaan sehat," ucapnya.

Di sisi lain, ia turut mempertanyakan kelanjutan nasib orang-orang yang ditolak masuk mal itu. Menurutnya, orang yang terpapar virus corona seharusnya mendapatkan perhatian khusus pemerintah.

"Ke mana ribuan orang tersebut pergi setelah ditolak masuk ke pusat perbelanjaan?"

"Bagaimana dengan tempat-tempat umum lainnya yang belum, dan tidak memiliki kemampuan serta sarana atau prasarana mendeteksi, menolak, dan mencegah ribuan orang positif Covid-19 memasuki fasilitasnya?" tutur Alphonzus.

Ia menegaskan mereka juga seharusnya diisolasi serta tidak berkeliaran di tempat umum, terutama yang tidak memiliki sarana deteksi itu, demi meredam penyebaran virus corona di masyarakat.

Sebelumnya, Alphonzus Widjaja mengungkapkan kunjungan warga ke pusat perbelanjaan mulai berangsur meningkat seiring dengan pelonggaran Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang ditetapkan pemerintah.

"Sampai dengan akhir pekan nanti diharapkan tingkat kunjungan ke pusat perbelanjaan bisa mencapai 25-35 persen," kata Alphonzus kepada CNNIndonesia.com, Jumat (10/9).

Akan tetapi, ia mengaku sejauh ini pertumbuhan pengunjung masih cenderung melambat. Ia berharap berharap pemerintah bisa mengizinkan pengunjung berusia di bawah 12 tahun untuk masuk pusat perbelanjaan pada pekan depan.

Harapan itu disampaikan karena menurutnya pusat perbelanjaan sudah relatif jauh lebih aman dan sehat karena semua orang di dalamnya sudah divaksin. Selain itu, protokol kesehatan wajib vaksinasi telah diberlakukan untuk semua pengunjung.

Pemerintah telah memberikan kelonggaran bagi restoran dengan memperpanjang masa makan di tempat (dine in) menjadi 60 menit pada perpanjangan PPKM Jawa-Bali hingga 13 September 2021**

SUMBER : CNNIndonesia


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Kalangan Pers Berduka, Bendahara PWI dan SMSI Kalimantan Timur Wafat
  • Bantu Dua ODGJ agar dapat dirawat di RSJ, Wakil Gubernur Riau Edi Natar, Masyarakat berterimakasih
  • 40 Calon Pemimpin Baznas Riau Akan Mengikuti Presentasi Makalah dan Wawancara
  • Gubri Sampaikan Nota Pengantar Perda Perubahan APBD Riau TA 2021
  • November Disdik Riau Rencanakan PTM 75 Persen
  • Beberapa Cara Ini Dapat Menghindari Kamu dari Bibir Hitam
  • Langsung Kena Mental, Kai Exo Kritik Keras SM Entertaiment
  • Bersama Warga Pencing Bekulo, Serda Edy Simanjuntak Patroli Pantau Wilayah Rawan Karlahut
  • Babinsa Pihak Perusahaan Lakukan Patrolu Karlahut Pantau Titik Rawan Karlahut
  •  
     
     
    Senin, 29/08/2016 - 19:36:49 WIB
    Rupanya Seperti Ini Cara Tes Keperawanan Calon Polwan, Duh Ngerinya..
    Senin, 13/03/2017 - 15:36:31 WIB
    Tepung Sagu Dapat Sembuhkan Sakit Maag...Ini Resep dan Cara Membuatnya
    Rabu, 03/10/2018 - 09:07:42 WIB
    Sandiaga Uno Berpendapat Ratna Sarumpaet Dalam Keadaan Diancam
    Selasa, 17/07/2018 - 20:42:25 WIB
    Arsene Wenger: Saya Menyesal Telah Mengorbankan Segala Yang Saya Lakukan
    Selasa, 24/07/2018 - 15:26:53 WIB
    Lionel Messi Gabung Inter Milan Susul Christiano Ronaldo Ke Seri A?
    Minggu, 22/03/2020 - 22:09:21 WIB
    WHO Tegaskan Chloroquine Obat COVID-19 Adalah Hoax
    Jumat, 12/10/2018 - 20:27:48 WIB
    Pengemudi Taksi Online Ini Buat Dinding Anti Begal
    Rabu, 18/08/2021 - 11:08:40 WIB
    The Minions Bakal Dipecah, Berikut Kandidat Terkuat Untuk Kevin Sanjaya
    Selasa, 06/12/2016 - 19:15:37 WIB
    Indonesia Istimewa
    Kapal Kargo Star 50 Buatan Indonesia Ini Menjadi Primadona Bagi Pasar Internasional
    Sabtu, 04/09/2021 - 17:24:27 WIB
    Bagus Kahfi Kembali Mengejutakan Media Asing Dengan Menbawa Kemenang Bagi Jong Utrecht
    Kamis, 04/01/2018 - 18:37:13 WIB
    Pertarungan Jumiati Melawan Harimau di Sebuah Perkebunan Sawit di Riau...Sebelum Tewas, Leher Belakangnya Dicengkeram, Setelah Itu Pahanya Dimakan
    Rabu, 04/01/2017 - 13:09:56 WIB
    Malaysia dan Indonesia Berlomba Dalam Membuat Pesawat Tempur
    Rabu, 25/01/2017 - 00:37:58 WIB
    Inilah Nama 11 Raja Yang Pernah Bertahta di Kerajaan Gunung Sahilan, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau
    Jumat, 05/07/2019 - 09:04:52 WIB
    Pemilik Akun Penghina Joko Widodo Telah Berkali Diiingatkan Suami Dan Teman
     
     
    Copyright © 2014-2016
    PT. Surya Cahaya Indonesia,
    All Rights Reserved