Senin, 25/11/2019
 
Berbuat Mesum, Kepala Sekolah Dan Wakilnya Dicambuk di Aceh

ditma | Hukum
Senin, 02/03/2020 - 23:01:19 WIB
Riaueksis.com - Dua guru dari Sekolah Menengah Atas di Lamno, Aceh Jaya, menjalani hukuman cambuk di Banda Aceh, akibat perbuatan tidak senonoh yang dilakukan keduanya. Di areal terbuka, Senin pagi keduanya menjalani uqubat cambuk masing masing 30 kali dipotong masa tahanan.

Keduanya ditangkap Polisi Wilayatul Hisbah saat sedang berduaan di sebuah kamar hotel di kawasan Banda Aceh, pada Oktober 2019 lalu.

Dalam laporan hasil pemeriksaan keduanya mengaku memang berjanji untuk bertemu di Banda Aceh di sela-sela tugas dinas dari sekolah. Kasatpol PP-WH Kota Banda Aceh, Muhammad Hidayat, menyebutkan, guru tersebut masing-masing berinisial AW (43), kepala sekolah dan HO (35), wakil kepala sekolah. “Saat itu kita mendapat laporan dari suami AW sang kepala sekolah, yang sudah lama mencurigai keduanya, dan berdasarkan laporan itu petugas pun melakukan penggrebekan bahkan sang suami dari AW pun ikut mengrebek bersama petugas,” jelas Hidayat, Senin (2/3/2020).

Selain kedua pasangan non muhrim ini, sebut Hidayat, Mahkamah Syariyah Kota Banda Aceh juga mengeksekusi enam orang lainnya yang terbukti di persidangan melakukan pelanggaran hukum syariat Islam Empat di antaranya adalah pasangan yang melakukan ikhtilat di sejumlah tempat di Banda Aceh, yakni RA (21 kali cambukan), SF (26 kali), RAS (26 kali), dan RD (25 kali).

Sedangkan satu orang perempuan pelaku ikhtilat limpahan kasus dari Polda Aceh yakni ARA mendapat cambukan sebanyak 25 kali dan satu lainnya adalah pria berinisial WM, pelaku pelecehan seksual terhadap anak dan perempuan dewasa yang ditangkap oleh Petugas Polresta Banda Aceh, mendapat hukuman cambukan sebanyak 42 kali. “Keenam terdakwa ini masing-masing mendapat cambukan sebanyak 20 hingga 25 kali cambukan.

Sementara itu, untuk pelaku pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur mendapat cambukan sebanyak 45 kali dipotong masa tahanan. Kasatpol PP-WH Banda Aceh, Muhammad Hidayat juga mengatakan, cambukan ini adalah pelaksanaan uqubat cambuk pertama di Banda Aceh pada tahun 2020. Pelaksanaan uqubat cambuk dilaksanakan di taman publik Taman Bustanulssalatin Banda Aceh.Berbeda dari sebelumnya, kali ini prosesi cambuk tak banyak dihadiri warga.

“Barangkali karena pelaksanaan hukuman cambuk ini dilakukan pada hari dan jam kerja, dan ini bukan lokasi permukiman warga. Kalau masjid kan permukiman warga, jadi banyak yang lihat,” ujar Fadil, seorang warga punge Banda Aceh.*
Dua guru dari Sekolah
Menengah Atas di Lamno, Aceh Jaya, menjalani hukuman cambuk di Banda
Aceh, akibat perbuatan tidak senonoh yang dilakukan keduanya.

Di areal terbuka, Senin pagi keduanya menjalani uqubat cambuk masing
masing 30 kali dipotong masa tahanan.

Keduanya ditangkap Polisi Wilayatul Hisbah saat sedang berduaan di
sebuah kamar hotel di kawasan Banda Aceh, pada Oktober 2019 lalu.

Baca juga: Pria yang Coba Perkosa Istri Prajurit TNI di Aceh Utara
Terancam 175 Kali Cambuk

Dalam laporan hasil pemeriksaan keduanya mengaku memang berjanji untuk
bertemu di Banda Aceh di sela-sela tugas dinas dari sekolah.

Kasatpol PP-WH Kota Banda Aceh, Muhammad Hidayat, menyebutkan, guru
tersebut masing-masing berinisial AW (43), kepala sekolah dan HO (35),
wakil kepala sekolah.

“Saat itu kita mendapat laporan dari suami AW sang kepala sekolah, yang
sudah lama mencurigai keduanya, dan berdasarkan laporan itu petugas pun
melakukan penggrebekan bahkan sang suami dari AW pun ikut mengrebek
bersama petugas,” jelas Hidayat, Senin (2/3/2020).

Selain kedua pasangan non muhrim ini, sebut Hidayat, Mahkamah Syariyah
Kota Banda Aceh juga mengeksekusi enam orang lainnya yang terbukti di
persidangan melakukan pelanggaran hukum syariat Islam

Empat di antaranya adalah pasangan yang melakukan ikhtilat di sejumlah
tempat di Banda Aceh, yakni RA (21 kali cambukan), SF (26 kali), RAS (26
kali), dan RD (25 kali).

Sedangkan satu orang perempuan pelaku ikhtilat limpahan kasus dari Polda
Aceh yakni ARA mendapat cambukan sebanyak 25 kali dan satu lainnya
adalah pria berinisial WM, pelaku pelecehan seksual terhadap anak dan
perempuan dewasa yang ditangkap oleh Petugas Polresta Banda Aceh,
mendapat hukuman cambukan sebanyak 42 kali.

“Keenam terdakwa ini masing-masing mendapat cambukan sebanyak 20 hingga
25 kali cambukan. Sementara itu, untuk pelaku pelecehan seksual terhadap
anak di bawah umur mendapat cambukan sebanyak 45 kali dipotong masa
tahanan.

Kasatpol PP-WH Banda Aceh, Muhammad Hidayat juga mengatakan, cambukan
ini adalah pelaksanaan uqubat cambuk pertama di Banda Aceh pada tahun
2020.

Pelaksanaan uqubat cambuk dilaksanakan di taman publik Taman
Bustanulssalatin Banda Aceh.



Baca juga: 4 Pejudi dan 1 Pelaku Pelecehan Seksual Dihukum Cambuk

Berbeda dari sebelumnya, kali ini prosesi cambuk tak banyak dihadiri
warga.

“Barangkali karena pelaksanaan hukuman cambuk ini dilakukan pada hari
dan jam kerja, dan ini bukan lokasi permukiman warga. Kalau masjid kan
permukiman warga, jadi banyak yang lihat,” ujar Fadil, seorang warga
punge Banda Aceh.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mesum, Kepala Sekolah dan Wakilnya Dicambuk di Banda Aceh", https://regional.kompas.com/read/2020/03/02/22550551/mesum-kepala-sekolah-dan-wakilnya-dicambuk-di-banda-aceh.
Penulis : Kontributor Banda Aceh, Daspriani Y Zamzami
Editor : Farid Assifa


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Babinsa Bersama Tim Lakukan Penyemprotan di Rumah Ibadah, Kantor Desa dan Tempat Keramaian
  • Babinsa Bersama Tim Lakukan Pengecekan dan Pencegahan VIRUS COVID 19 Ke Penumpang Kapal
  • Kemenkum HAM Sudah Bebaskan 13.430 Napi Untuk cegah corona
  • Kapolres Rohul Bersama Forkopimda Rohul Cek Gudang Beras,Pastikan Stock Aman 6 Bulan Kedepan
  • Sahabat Pondok Ijo dan PWI Peduli Serahkan 100 Paket Makan Siang dan 10 Karung Beras
  • PBNU Sarankan Shalat Tarawih-Shalat Id di Rumah
  • Jokowi Usulkan Jadwal Mudik Setelah Lebaran
  • Kepala Desa Cipang Kanan Abadi Adakan Penyemprotan Desinfektan Diwilayah Desanya
  • Jaga Stock Darah Tetap Ada, Koramil Wilayah Kab. Siak Laksanakan Donor Darah
  •  
     
     
     
     
    Copyright © 2014-2016
    PT. Surya Cahaya Indonesia,
    All Rights Reserved