Senin, 31/08/20
 
Bos Indomie : Berlebihan Kalau mie instan Naik 30 Persen Harga Gandum Sudah Harga Tertinggi

Derry | Ekonomi
Kamis, 11/08/2022 - 11:44:37 WIB
Buka Suara Terkait Isu Kenaikan Harga Mi Instan/Foto: instagram Jakarta -
TERKAIT:
   
 
JAKARTA,Riaueksis.com-Direktur PT Indofood Sukses Makmur Tbk Franciscus (Franky) Welirang buka suara terkait isu kenaikan harga mi instan yang bisa mencapai 3 kali lipat. Ia mengatakan hal itu berlebihan. Untuk diketahui, salah satu merek mi instan yang dikeluarkan oleh Indofood ialah Indomie.

Franky menjelaskan, saat ini harga gandum internasional sudah berada di level tertingginya. Karena itu, ia menilai harga gandum tak akan mengalami kenaikan lagi.

"Saya kira itu berlebihan terkait hal itu (kenaikan harga mi instan 3 kali lipat). Lah harga gandum sudah tertinggi hari ini, harga terigu juga sudah tertinggi," jelas Franky kepada detikcom, Senin (10/8/2022).

Meski begitu, ia mengakui harga mi instan bisa saja mengalami kenaikan, tapi tak akan sampai 3 kali lipat. Sebab, harga gandum pun tak naik sebesar itu, bahkan tak mencapai 100%.

"Harga mi instan bisa saja naik, bisa saja. Tapi kalau ada pernyataan yang mengatakan bisa 3 kali lipat, itu berlebihan. Sangat-sangat berlebihan. orang harga gandum saja tidak naik 100-300%" jelasnya.
Baca juga:
Daftar Harga Indomie cs Terbaru yang Bakal Naik

Lebih lanjut ia menjelaskan, penentuan harga mi instan tak hanya berdasarkan nilai gandum. Ada komponen lain yang juga ikut memengaruhi nilai jual mi instan.

"Dalam mi instan itu 40% packaging material, kan ada kantor, ada plastik, plastik di dalamnya. Waktu harga minyak goreng naik 100% ribut nggak? Kalau cabe naik 300% ribut nggak mi instan? nggak. Kok terigu naik nggak sampai 100% saja sudah ribut," jelasnya.

Untuk itu, ia meminta agar masyarakat tak perlu khawatir secara berlebih terkait dengan isu kenaikan harga mi instan. Sebab, kata dia, industri terigu di dalam negeri bisa mengantisipasinya. Terlebih, Franky mengatakan, Indonesia mengimpor gandum ke 30 negara.

"Jadi industri terigu nasional kita itu tau bagaimana menangani risk management terkait gandum itu. Saya kira nggak perlu ditakut-takuti lah rakyat ya (terkait harga mi instan)," tuturnya.**

Sumber: detik




comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Penyandang Disabilitas dari Blitar Jelajah Nusantara dan Berkunjung ke Kejari Bengkalis,
  • Kemenkumham Riau Fasilitasi Tuntutan Pengungsi Afganistan Pindah ke Negara ke Tiga
  • Babinsa Koramil 01/Bengkalis Ikut Tanam Tebu Pogram BUMDes Di Desa Penebal
  • Bupati Siak Sambut Baik Kungker Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan ke Riau.
  • Bulan Depan, SMSI Riau Gelar Bimtek Sosialisasi Pergub Kerjasama Media
  • Ringkus Komplotan Pengoplos LPG Subsidi, Kabid Humas Polda Riau : Perbuatan Mereka Sangat Merugikan Masyarakat Luas
  • Diskusi Forum Pemerhati Sosial Kemasyarakatan, Perlukah Harga BBM Dinaikkan?
  • Wanita Muda Ditangkap Polres Kampar di Miliki Ganja 30 Kg
  • Perdana....KONI Kabupaten Bengkalis Bentuk Kepengurusan Cabor FOBI
  •  
     
     
     
     
    Copyright © 2014-2016
    PT. Surya Cahaya Indonesia,
    All Rights Reserved