Senin, 31/08/20
 
PPP Sumut Tolak Keputusan DPP Yang Mengusung Djarot Pada Pilgubsu 2018 Karena Tak Sesuai Aspirasi Umat Islam dan Kader

M Amin | Politik
Kamis, 11/01/2018 - 22:14:41 WIB
Medan (RiauEksis.Com) - DPW PPP Sumut menyatakan tetap menolak keputusan DPP yang mengusung Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus dalam Pilgub Sumut. Meski demikian, mereka belum berani menentukan kepada siapa dukungan diberikan.

Ketua DPW PPP Sumut, Yulizar Paralagutan Lubis mengatakan, mereka belum akan menggerakkan mesin partai. Hal ini dikarenakan DPW PPP Sumut masih menunggu penjelasan dari DPP.

"Kita tidak bicara dukungan ke mana pun. Hari ini saya sampaikan ke DPP dan Majelis Syariah DPP untuk datang ke Medan. Jelaskan ke seluruh PPP Sumut kenapa tindakan itu dilakukan. Kami akan menyurati DPP meminta agar mereka berikan penjelasan, tabayun," kata Yulizar di Medan, Kamis (11/1).

Yulizar menjelaskan, yang menjadi persoalan dasar bagi mereka adalah calon yang diusung DPP tidak sesuai dengan aspirasi umat Islam dan kader PPP di Sumut.

Menurutnya, DPW Sumut sebenarnya ikhlas dan siap memenangkan pasangan calon yang diusung PDI Perjuangan. Namun, dengan syarat pasangan itu harus merupakan figur Muslim-Muslim.

Untuk mewujudkan ini, DPW PPP Sumut pun telah menawarkan kadernya untuk menjadi bakal calon, yaitu Hasrul Azwar dan Fadly Nurzal. Mereka juga menyodorkan tiga figur lain yang dinilai memiliki elektabilitas tinggi di Sumut. Namun, ternyata seluruh rekomendasi DPW tidak diterima.

"Mekanisme partai tidak berjalan. Rekomendasi yang kami sampaikan ke DPP ada tiga calon, yakni Tengku Erry, Edy Rahmayadi dan Syamsul Arifin. Djarot tidak masuk rekomendasi kami tapi diputuskan DPP nama itu," ujar dia. "Makanya," kata dia melanjutkan, "kami nyatakan menolak keputusan yang ditetapkan DPP."

Yulizar pun mengaku tidak peduli dengan dukungan yang diberikan DPP untuk Djarot-Sihar. Dia menegaskan, DPW dan seluruh DPC se-Sumut tidak akan ikut memenangkan Djarot-Sihar hingga ada penjelasan lebih lanjut.

"Kontrak politik kan dengan DPP bukan dengan kami. Yang bergerak dan bekerja kan yang di Sumut. Bisa nggak yang di Jakarta bergerak? Kan enggak. Jadi sekarang posisi kami diam," kata Yulizar. (min/rec)



sumber: republika.co.id



comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Patroli Di wilayah OVN, Terus Menerus Dilaksanakan Babinsa Koramil 09/Minas
  • Antisipasi Ancaman Karlahut, Babinsa Koramil 11/Pwk Laksanakan Patroli dan Komsos
  • Babinsa Koramil 08/Merbau Rangkul Warga Wilayah Binaannya Untuk Ikut Dukung Upaya Putus Mata Rantai Covid 19
  • ABS Jadi Ketua DPD NASDEM Kota Pekanbaru Setelah terima SK dari ketua DPW Nasdem Riau
  • Babinsa Koramil 12/Pwk Sabak Auh Laksanakan Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan Kepada Warga Pasar
  • Babinsa Koramil 06/SA, Terapkan Disiplinkan Protokol Kesehatan Di Pelabuhan Penyeberangan
  • Hingga Kini Patroli dan Sosialisasi Tentang Civid 19 Rutin Dilaksanakan Babinsa Koramil 11/Pwk Kandis
  • Dengan Pendekatan Persuasif, Babinsa Koramil 10/Pwk Kandis Bangkitkan Kesadaran Warga Taati Protokol Kesehatan 
  • Babinsa Koramil 09/Minas Bersama Tim Gabungan Kembali Gelar Operasi Yustisi
  •  
     
     
     
     
    Copyright © 2014-2016
    PT. Surya Cahaya Indonesia,
    All Rights Reserved