Senin, 31/08/20
 
Begini Pernyataan Fadli Zon Soal Pertemuan AHY Dengan Prabowo Subianto

M Amin | Politik
Rabu, 01/11/2017 - 16:04:12 WIB
Jakarta (RiauEksis.Com) - Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) melakukan pertemuan dengan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto pada Selasa (31/10/17). Kira-kira apa topik pembicaraan mereka?, begini pernyataan Fadli Zon, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra.

Menurut Fadli Zon, pertemuan yang berlangsung di kediaman Prabowo Subianto di Kertanegara, Jakarta itu hanya membahas hal-hal bersifat normatif.

Diungkapkannya, pertemuan dua tokoh tersebut belum membahas soal Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun 2019. "Nggak lah. Belum sampai sana. Normatif saja," sebut Fadli Zon kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Rabu (1/11/17).

Dia menilai pertemuan putra bungsu mantan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono dengan Prabowo Subianto tersebut bagus-bagus saja untuk sebuah komunikasi politik.

Sebelum bertemu Prabowo, kata Fadli Zon, AHY juga sudah melakukan pertemuan dengan tokoh-tokoh lain. Menurut Fadli Zon, dalam politik memang harus bisa membuka ruang untuk dialog, walaupun terkadang ada perbedaan-perbedaan.

Wakil Ketua DPR RI ini hanya melontarkan penilaian normatif menanggapi sosok AHY yang kini mulai menggeliat di dunia politik.

Menurut dia, semua tokoh politik punya potensi di partainya masing-masing. Ia menghargai proses kaderisasi di internal partai politik, apalagi pada momen-momen jelang Pilkada.

Untuk saat ini, Fadli menyatakan, fokus Partai Gerindra adalah mendudukkan Prabowo Subianto ke kursi presiden pada Pilpres 2019. Masih terlalu dini menurutnya untuk mempertimbangkan kandidat cawapres, kendati semua kemungkinan tetap terbuka lebar.

Fadli juga mengaku tidak risau dengan naiknya elektabilitas AHY. Ia yakin posisi Prabowo Subianto tidak akan tergerus dengan kehadiran AHY.

Hingga saat ini, hasil dari berbagai lembaga survei masih menunjukkan elektabilitas Joko Widodo dan Prabowo Subianto di posisi yang tak tersaingi.

"Modal politik, modal sosialnya sudah berbeda saya rasa. Kalau pak Prabowo saya kira sudah cukup panjang dari sisi political capital, social capital, dan sebagainya. Saya kira pemimpin itu tidak bisa dikarbit. Pasti harus melalui sebuah proses, tantangan, ujian. Nggak bisa ujug-ujug," pungkasnya. (min/re)



sumber: republika.co.id



comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Babinsa Koramil 06/Sungai Apit Sosialisasi Larangan Kepada Pemilik Perkebuna Bakar Lahan 
  • Masa Pandemi Covid 19, Babinsa Koramil 08/Merbau Tetap Rutin Lakukan Patroli dan Sosialisasi Karlahut
  • Rutin Laksanakan Patroli dan Sosialisasi, Upaya Babinsa Koramil 09/Minas Cegah Karlahut
  • Dua pimpinan DPRD Riau ,Indra Gunawan Eet dan Zukri Pamit dan Minta Maaf
  • Laksanakan Disiplin Protokol Kesehatan, Babinsa Koramil 09/Minas Bersama Tim Gabungan Temukan 3 Pelanggar
  • Babinsa Koramil 11/Pwk Kandis Terus Pantau OVN PT. CPI Wilayah Kandis 
  • Para Babinsa 11/Pwk Kandis Gencar Lakukan Operasi Penerapan Protokol Kesehatan
  • Dua Babinsa Koramil 04/Mandau Disiplinkan Warga Protokol Kesehatan di Tempat Keramaian
  • Koramil 09/Minas Berasama Tim Gabungan Laksanakan Operasi Penangana Covid 19 di Kel. Minas Jaya
  •  
     
     
     
     
    Copyright © 2014-2016
    PT. Surya Cahaya Indonesia,
    All Rights Reserved