Senin, 31/08/20
 
Kapal Malaysia di tangkap karena mencuri ikan di perairan Riau.

Len | Riau
Selasa, 27/07/2021 - 10:17:49 WIB

Pekanbaru,Riau eksis.com - Kapal  dari Malaysia dengan anak buah kapal (ABK) Myanmar, melakukan  aksi pencurian ikan di laut Provinsi Riau. 

"Kalau kapalnya kebanyakan asal Malaysia, tapi ABK ada dari Myanmar, umumnya mereka tak bisa berbahasa Inggris, ini juga menjadi kendala ketika mengorek informasi lebih lanjut," sebut Herman di kantornya, di kota Pekanbaru, Senin (26/7). 

 
Menurut Herman pencurian ikan rentan terjadi di Riau lantaran kondisi geografis yang berbatasan dengan jalur perdagangan internasional, Selat Malaka. Situasi tersebut membuat pelaku ilegal fishing bisa mengatur waktu untuk melakukan pencurian. 

 
"Situasi ini membuat mereka bisa melakukan hit and run, kapan masuk, kapan keluar. Pada tahap ini jumlah kapal dan peforma kapal menjadi penting untuk melakukan penindakan," terangnya. 

Adapun kerugian yang ditimbulkan pencurian ikan di Riau bisa mencapai miliaran rupiah perhari. Hal ini lantaran kapal pelaku ilegal fishing menggunakan pukat harimau, dan berkapasitas diatas satu ton. 

Diketahui, pada Juni 2021 Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Riau bersama Kapal Patroli Kementrian Kelautan Perikanan (KKP) menangkap Kapal Ikan Malaysia yang di nahkodai warga Myanmar di perairan Kabupaten Rokan Hilir. 

Kapal dengan nomor lambung, KM PKFB 1472, asal Malaysia itu kedapatan melakukan aktivitas pennangkapan ikan di laut teritorial Indonesia tanpa dilengkapi Surat Izin Usaha Perikanan (SIUP), serta Surat Penangkapan Ikan dari Pemerintah Indonesia. 

Dalam aksinya, kapal Negeri Jiran menggunakan alat tangkap purse seinse di perairan Selat Malaka. 

Sementara itu pada Sabtu (24/7), kapal ikan asal Malaysia kembali diciduk KKP saat kedapatan mencuri ikan di Selat Malaka, Provinsi Kepulauan Riau. Aksi penangkapan tersebut diwarnai aksi kejar-kejaran antara KKP dengan kapal pelaku ilegal fishing. 

Herman menyebut Selat Malaka yang melintasi perairan Provinsi Riau beserta Provinsi Kepulauan Riau, memang menjadi wilayah rawan pencurian ikan. Meski kedua provinsi memiliki wilayah yang paling rentan pencurian ikan. 

"Kalau di Provinsi Riau itu ada di dekat Kabupaten Rokan Hilir, Kabupaten Bengkalis (Pulau Rupat). Keduanya dilintasi Selat Malaka. Kalau Kepulauan Riau yang rentan ada di Kepulauan Natuna," bebernya. 

Selain berhadapan dengan pelaku ilegal fishing dari kapal asing, Provinsi Riau juga direpotkan oleh pencurian ikan yang dilakukan kapal ikan Indonesia (KII) asal Sumatera Utara. Disamping itu persoalan menjual ikan di tengah laut turut menjadi momok Perikanan di Riau. Hal ini dipersulit oleh panjangnya garis pantai Riau yang mencapai 2.700 kilometer. 

"Tanpa sinergitas dengan pihak lain, jelas kita tak akan sanggup," katanya.**




comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Tampil Menyakinkan Skuad Garuda Indonesia Unggul 2-0 Atas Nepal
  • Pemko Pekanbaru Berharap Investor Segera Tuntaskan Pembangunan Pasar Induk
  • Pengamat Politik UMRI Aidil Haris : Bupati Kuansing non aktif Andi Putra "Baru Beberapa Bulan Menjabat Sudah Berkasus"
  • Gubri Syamsuar Dukung Pemerintah Daerah Yang Mempertahankan Lahan Untuk Tanam Padi
  • Patroli Karlahut Rutin Babinsa Koramil 12/Sabak Auh Upaya Mencegah Terjadinya Kebakaran Wilayah Binaan
  • Bersama DISHUB dan Polri, Babinsa Koramil 07/BB Pantau Penerapan Prokes Penumpang Roro Sei Selari
  • Anas Makmun Dan Suparman segera diperiksa KPK sebagai tersangka dan saksi dugaan suap APBD-P Riau 2014 dan APBD Riau 2015
  • Dua Sekolah Swasta Ditutup Disdik Kota Pekanbaru Karena langgar PTM
  • Polres Indragiri Hulu Tangkap Pelaku Curanmor di Rumah Mertua
  •  
     
     
    Senin, 29/08/2016 - 19:36:49 WIB
    Rupanya Seperti Ini Cara Tes Keperawanan Calon Polwan, Duh Ngerinya..
    Senin, 13/03/2017 - 15:36:31 WIB
    Tepung Sagu Dapat Sembuhkan Sakit Maag...Ini Resep dan Cara Membuatnya
    Rabu, 03/10/2018 - 09:07:42 WIB
    Sandiaga Uno Berpendapat Ratna Sarumpaet Dalam Keadaan Diancam
    Jumat, 22/10/2021 - 16:29:53 WIB
    Tampil Menyakinkan Skuad Garuda Indonesia Unggul 2-0 Atas Nepal
    Selasa, 17/07/2018 - 20:42:25 WIB
    Arsene Wenger: Saya Menyesal Telah Mengorbankan Segala Yang Saya Lakukan
    Selasa, 24/07/2018 - 15:26:53 WIB
    Lionel Messi Gabung Inter Milan Susul Christiano Ronaldo Ke Seri A?
    Jumat, 12/10/2018 - 20:27:48 WIB
    Pengemudi Taksi Online Ini Buat Dinding Anti Begal
    Minggu, 22/03/2020 - 22:09:21 WIB
    WHO Tegaskan Chloroquine Obat COVID-19 Adalah Hoax
    Selasa, 06/12/2016 - 19:15:37 WIB
    Indonesia Istimewa
    Kapal Kargo Star 50 Buatan Indonesia Ini Menjadi Primadona Bagi Pasar Internasional
    Rabu, 18/08/2021 - 11:08:40 WIB
    The Minions Bakal Dipecah, Berikut Kandidat Terkuat Untuk Kevin Sanjaya
    Sabtu, 04/09/2021 - 17:24:27 WIB
    Bagus Kahfi Kembali Mengejutakan Media Asing Dengan Menbawa Kemenang Bagi Jong Utrecht
    Kamis, 04/01/2018 - 18:37:13 WIB
    Pertarungan Jumiati Melawan Harimau di Sebuah Perkebunan Sawit di Riau...Sebelum Tewas, Leher Belakangnya Dicengkeram, Setelah Itu Pahanya Dimakan
    Rabu, 25/01/2017 - 00:37:58 WIB
    Inilah Nama 11 Raja Yang Pernah Bertahta di Kerajaan Gunung Sahilan, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau
    Rabu, 04/01/2017 - 13:09:56 WIB
    Malaysia dan Indonesia Berlomba Dalam Membuat Pesawat Tempur
     
     
    Copyright © 2014-2016
    PT. Surya Cahaya Indonesia,
    All Rights Reserved