Minggu, 31 Mei 2020
 
Jumat Barokah
Sahabat Pondok Ijo dan PWI Peduli Kunjungi PA Putri Takdir Ilahi

ditma | Riau
Senin, 02/12/2019 - 16:32:19 WIB
PEKANBARU, Riaueksis.com - Panti Asuhan (PA) Putri Takdir Ilahi yang beralamat di Jalan Semarang, Kelurahan Limbungan Baru, Kecamatan Rumbai Pesisir menjadi target Sahabat Pondok Ijo dan PWI Peduli untuk melancarkan aksi giat Jumat Barokah.

Di panti yang sangat tidak layak untuk tempat tinggal ini,  Sahabat Pondok Ijo dan PWI Peduli membagi-bagikan paket nasi bungkus dengan menu khas Pondok Ijo.

Owner Pondok Ijo, Martalena kepada Pimpinan Panti Asuhan Putri Takdir Ilahi H Yazid Bakri menuturkan, Sahabat Pondok Ijo bersama PWI Peduli berkunjung ke panti ini merupakan kegiatan rutin setiap hari Jumat. Dalam setiap kunjungan, selain untuk bersilaturahmi juga memberikan bantuan berupa paket nasi bungkus.

"Dalam setiap kunjungan, kami Sahabat Pondok Ijo bersama PWI Peduli membawa paket makanan untuk bisa disantap oleh anak-anak panti," tutur Martalena seraya mengucapkan terima kasih atas sambutan dari Pimpinan Panti Asuhan Putri Takdir Ilahi H Yazid Bakri dan anak-anak panti. 

"Bagi sahabat FB dan IG yang ingin membantu dalam bentuk  infak, waqaf dan  sedekah, silahkan datang langsung ke panti asuhan putri  Takdir Ilahi atau bisa menghubungi Pondok Ijo2," ajak Martalena kepada Hariantimes.com.

Dikesempatan itu, Pimpinan Panti Asuhan Putri Takdir Ilahi H Yazid Bakri menyampaikan, kondisi panti asuhan yang diasuhnya. Dimana ketika hujan anak-anak yatim di panti ini selalu kebanjiran.

"Umur panti ini sudah 10 tahun. Tapi lokasi berpindah. Dan sekarang sudah punya tempat sendiri di Jalan Semarang, Kelurahan Limbungan Baru, Kecamatan Rumbai Pesisir," ujar pria asal Pariaman, Sumatera Barat ini.

Lalu berapa jumlah anak yang diasuh di panti ini? Yazid menyebutkan, sebelumnya ada 25 anak. Dan saat ini ada sebanyak 15 anak. Yakni SMA 4 anak, SMP 4 anak dan SD 7.anak.

"Anak-anak yang kami asuh hanya sampai SMA. Ada duafa yatim dan piatu. Anak-anak diurus oleh Pengurus Panti Pak Akmal dan keluarganya. Setiap hari anak-anak disuruh mencuci pakaian masing-masing," beber Yazid

Selama ini, menurut Yazid  operasional panti dari dana pribadinya dan sumbangan para donatur. Dan harapan, semoga gedung panti ini cepat selesai. Karena kondisi sekarang, gedung belum selesai jadi tentu saja anak-anak harus menyesuaikan diri.

"Harapan saya, semoga gedung ini cepat selesai dan anak-anak bisa tinggal di kamar-kamar yang layak. Anak-anak yang sudah lepas dari panti ini bisa sukses dan mandiri dan berguna bagi negara," harap Yazid. (der)


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Patroli Rutin Anggota Koramil Bersama Tim Gabungan Disiplinkan Warga Ikuti Protokol Kesehatan
  • Tegakan Disiplin Protokol New Normal, Anggota Koramil dan Tim Gabungan Lakukan Patroli
  • Bunuh Virus Corona Wilaya Binaannya, Babinsa Koramil 09/Minas Semprot Kampung Rantau Bertuah
  • Persiapan New Normal, Koptu Mayus Laksanakan Pam Posko KETUPAT
  • New Normal Akan ditetapkan, Koramil 09/Minas Bersama Tim Gabungan Tetap Lakukan Patroli Gabungan
  • 6 Ton beras bantuan PLN untuk covid 19, Masih Mengendap di Gudang PT SPM
  • Dugaan Kebocoran Capai Rp 2,3 M, Janji Bantuan Sembako Pemko 60.625 Hanya Terealisasi 1.300-an
  • *"PWl Kecam lntimidasi dan Ancaman Pembunuhan terhadap Wartawan Detik.com"*
  • Masyarakat Dukung Upaya Babinsa dan Tim Gabungan Dalam Pelaksanaan Patroli dan Himbaun
  •  
     
     
     
     
    Copyright © 2014-2016
    PT. Surya Cahaya Indonesia,
    All Rights Reserved